Bursa Wall Street Akhir April Jatuh; Keseluruhan April Masih Positif

556

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS jatuh pada akhir perdagangan bulan April, Selasa dinihari (01/05), gagal mempertahankan kenaikan yang terlihat pada awal sesi, terganjal penurunan tajam sektor telekomunikasi.

Indeks S & P 500 ditutup 0,8 persen lebih rendah pada 2,648.05, dengan telekomunikasi jatuh 2,7 persen memimpin semua 11 sektor lebih rendah. Penurunan menyusul berita hari Minggu bahwa T-Mobile setuju untuk membeli Sprint seharga $ 26,5 miliar. Beberapa analis skeptis kesepakatan itu akan mendapatkan persetujuan federal, dan saham kedua perusahaan itu turun tajam pada Senin.

Indeks Dow Jones menghapus kenaikan sebelumnya 187,04 poin dan ditutup 148,04 poin lebih rendah pada 24.163,15. Boeing berkontribusi paling besar untuk penurunan, sementara McDonald’s dan Apple memiliki dampak positif terbesar.

Indeks Nasdaq ditutup 0,8 persen lebih rendah pada 7.066,27, dibebani oleh penurunan saham Microsoft. Saham turun 2,4 persen.

Senin juga menandai hari perdagangan terakhir bulan April, yang merupakan bulan positif pertama dalam tiga bulan untuk indeks utama. Indeks Dow dan S & P 500 keduanya naik hampir 0,3 persen pada April, sementara Nasdaq ditutup sedikit lebih tinggi.

Saham dibuka lebih tinggi pada hari Senin, dibantu oleh kesibukan pengumuman kesepakatan dan mendorong laporan laba.

Perusahaan logistik Prologis mengakuisisi DCT Industrial Trust senilai $ 8,4 miliar dalam bentuk saham penuh. Saham DCT Industrial melonjak lebih dari 11,5 persen. Marriott Vacations, bisnis timeshare jaringan hotel, juga membeli saingan ILG seharga $ 4,7 miliar.

Sementara itu, saham Andeavor melonjak 13 persen setelah Marathon Petroleum setuju untuk memperolehnya sebesar $ 23 miliar.

Dalam laporan pendapatan, pembuat Botox Allergan membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal sebelumnya. Pendapatan McDonald juga mengalahkan the Street, mengirim komponen Dow 5,8 persen lebih tinggi.

Musim laporan penghasilan kali ini sangat kuat. Dari emiten S & P 500 yang telah melaporkan melalui Senin pagi, 79,3 persen telah melaporkan laba lebih kuat dari perkiraan, menurut FactSet. Lebih dari 100 perusahaan S & P 500 dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan minggu ini, termasuk Apple dan Mondelez International.

Dalam berita ekonomi, indeks belanja konsumsi pribadi (PCE) membukukan kenaikan tahun-ke-tahun terbesarnya sejak Februari 2017. Yang disebut PCE inti – yang menghapus makanan dan energi – melonjak 1,9 persen hingga Maret. PCE inti adalah ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS sebentar jatuh ke posisi terendahnya sejak 20 April, sementara imbal hasil 2-tahun diperdagangkan hampir 2,5 persen. Indeks dolar AS naik sedikit.

Malam nanti akan dirilis data ISM Manufacturing PMI April yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati laporan laba emiten, yang jika positif dapat menguatkan bursa. Namun juga perlu dicermati data ISM Manufacturing PMI April malam nanti yang jika terealisir lemah dapat menekan bursa.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here