Bursa Wall Street Mixed; Indeks Nasdaq dan S&P 500 Dikuatkan Saham Apple

552

(Vibiznews – Index) Bursa saham AS berakhir mixed pada akhri erpdagangan Rabu dinihari (02/05).

Indeks Komposit Nasdaq naik pada Selasa, dipimpin oleh kenaikan saham Apple menjelang rilis laba kuartalan raksasa teknologi ini. Indeks kapital besar teknologi ini ditutup 0,9 persen lebih tinggi pada 7,130.70 sementara Apple naik 2,3 persen.

Indeks S & P 500 juga naik 0,25 persen menjadi 2.654,80, menghapus kerugian sebelumnya, karena kenaikan Apple mendorong sektor teknologi 1,5 persen lebih tinggi.

Apple dijadwalkan melaporkan laba kuartal kedua dan pendapatan fiskal pada hari Selasa setelah penutupan. Apple adalah perusahaan publik terbesar di AS, dengan kapitalisasi pasar hampir $ 850 miliar.

Dari emiten S & P 500 yang telah melaporkan sejauh ini, 80 persen telah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan, menurut Thomson Reuters I / B / E / S. Merck, Pfizer, Aetna, dan Archer Daniels Midland melaporkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan sebelum bel Selasa.

Investor juga melihat ke Washington karena the Fed memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari. Pelaku pasar tidak mengharapkan perubahan pada suku bunga. Namun, investor akan mencari petunjuk tentang pandangan bank sentral tentang inflasi dan ekonomi.

Sedangkan indeks Dow Jones turun 64,1 poin menjadi 24.099,05, dengan Boeing dan Pfizer dan masing-masing turun 3,4 persen.

Kerugian Boeing mendorong sektor aerospace lebih rendah dengan The iShares AS Aerospace & Defense ETF (ITA) turun 1,8 persen dan berada di jalur untuk memposting enam hari beruntun pertama kerugian sejak November 2017.

Dalam berita data ekonomi, indeks manufaktur ISM mencapai 57,3 pada bulan April, turun dari 59,3 pada bulan sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change April AS yang diindikasikan melemah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati laporan laba emiten, yang jika positif dapat menguatkan bursa. Namun juga perlu dicermati data ADP Employment Change April AS malam nanti yang jika terealisir lemah dapat menekan bursa.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here