Euro Berupaya Bangkit dari Terendah 2018 Barunya, Rencana Kenaikan Bunga Mendongkrak Dolar

892

(Vibiznews – FX) – Euro terlihat mencoba bangkit dari level terendah 2018 yang baru pada hari Rabu malam (9/5) karena lebih banyak investor yang bertaruh pada dolar yang bakal menguat oleh suku bunga yang akan naik lebih tinggi, sementara kekhawatiran tentang keluarnya AS dari kesepakatan nuklir internasional dengan Iran juga mendukung greenback.

Sementara investor global disebut-sebut sedang mencari safe haven menjelang pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang penarikan dari kesepakatan nuklir, pada Rabu ini terpantau Swiss Franc tidak beranjak terhadap euro dan yen Jepang jatuh ke level terendah satu minggu selagi dolar naik setengah persen.

Keputusan Trump untuk keluar dari kesepakatan nuklir itu paling dirasakan di pasar minyak, di mana harga ters menanjak.

Analis mengatakan rally tiga minggu pada mata uang AS, yang telah membalikkan beberapa bulan kekalahannya, hanya menunjukkan sedikit tanda mereda.

Analis Vibiznews melihat euro pun malam ini WIB sedang mencoba rebound dengan naik terbatas ke level 1.1884, serta kemungkinan di bawah akan menemui level support yang kuat di 1.1717.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here