Perdagangan Forex Jelang Rilis Data PPI AS

647

(Vibiznews-Forex) Yen Jepang turun di dalam perdagangan Asia Pacific, jatuh bersama harga emas sementara imbal hasil Treasury AS naik. Perkiraan kenaikan tingkat bunga dari the Fed telah menaikkan permintaan akan bunga yang lebih tinggi secara  global karena hampir 80 persen dari seluruh transaksi moneter di selesaikan di dalam USD. Hal ini terjadi setelah pidato yang “hawkish” dari Gubernur Powell yang berefek negatif terhadap investasi di pasar modal Jepang yang memberikan imbal hasil yang rendah. Saat ini USD/JPY diperdagangkan pada 109.64

Dolar Australia juga menurun. Ini juga bersamaan dengan kenaikan imbal hasil di Amerika Serikat dan kelihatannya akan semakin jauh dengan the Fed diperkirakan akan terus memperketat kebijakan moneternya. Saat ini AUD/USD diperdagangkan pada $ 0.7446

Dolar AS terus menguat terhadap pasangan matauangnya dari Eropa, menyeret EUR/USD ke kerendahan yang baru di tahun 2018 di $1.1822 pada hari Selasa kemarin. Pengumuman yang dinantikan oleh banyak orang dari Presiden AS Donald Trump, yang mengkonfirmasi penarikan diri dari kesepakatan nuklir internasional dengan Iran, hanya sedikit mempengaruhi kenaikan USD yang kuat terhadap EUR. Saat ini EUR/USD diperdagangkan di sekitar $1.1860.

Keputusan dari Presiden AS ini juga memberikan ketidak pastian terhadap persediaan minyak global dan memicu rally tajam dari harga minyak, yang membakar spekulasi atas naiknya inflasi dan membuat dorongan yang kuat untuk the Fed menaikkan tingkat bunga dengan lebih cepat lagi.

Matauang bersama Eropa ini juga terpukul lebih jauh dengan perkembangan politik terbaru di Itali, dimana usaha terakhir untuk membentuk pemerintahan yang baru gagal dan partai-partai yang memimpin sekarang menuntut untuk Negara kembali kepada penghitungan suara di bulan Juli. Pasangan matauang yang cenderung melemah selama sesi Asia pada hari ini, menandakan penurunan pada hari yang keempat berturut-turut dan gagal memanfaatkan kenaikan meskipun sudah dalam kondisi yang “oversold”.

Dari kalender forex Eropa pada hari Rabu ini tidak ada berita yang bisa menggerakkan pasar dan dari Amerika Serikat, rilis data Producer Price Index (PPI) bulan April bisa memberikan pergerakan forex mengakhiri sisa hari ini. Producer Price Index memberikan pandangan mengenai inflasi konsumer. Di bulan Maret, baik PPI Umum maupun PPI Inti naik dengan kecepatan yang solid. Di bulan Maret, baik PPI umum maupun PPI inti naik dengan kecepatan yang solid di 0.3%. Laporn bulan April diproyeksikan akan menunjukkan kenaikan harga yang melambat di 0.2% dengan kedua ukuran inflasi tersebut.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here