Pergerakan EUR/USD Jelang Rilis Data Perumahan AS, Menembus 1.800?

422

(Vibiznews-Forex) Euro diperdagangkan sedikit berubah ke sekitar 1.1840 terhadap dolar AS setelah Treasuries AS secara massif dijual pada hari Selasa kemarin yang mendorong naik dolar AS sehingga EUR/USD jatuh ke level terendah 1.1815 semalam. Ada data inflasi umum Jerman dan zona Euro pada hari Rabu tetapi kedua data ini tidak mungkin membawa angka yang dekat dengan target inflasi ECB sebesar 2%.

Rally dari imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun yang naik diatas level psikologis penting 3%, menyentuh level tertinggi sejak musim panas 2011, dianggap sebagai satu faktor kunci dibelakang pergerakan yang kuat dari “greenback” pada hari Selasa kemarin. Para trader hanya memberikan sedikit perhatian terhadap data ekonomi AS yang bercampur dan hanya mengikuti dinamika imbal hasil dari obligasi.

Rilis data yang lebih baik daripada yang diperkirakan dari indeks manufaktur Empire Stater dan pertumbuhan bulan kedua berturut-turut di dalam penjualan eceran bulanan AS menunjukkan bahwa ekonomi AS sedang naik kecepatannya setelah permulaan yang lambat pada tahun ini. Indicator ekonomi yang membaik membangkitkan ekspektasi bahwa the Fed kemungkinan perlu menaikkan tingkat bunga lebih agresif dan tetap mendukung sentimen bullish disekitar dolar AS.

Pasangan matauang ini nampaknya  telah memasuki fase konsilidasi “bearish” dan terlihat berosilasi di range perdagangan sempit antara 15-20 pips selama sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Saat ini sedang dinantikan rilis data CPI final dari Jerman/zona Euro, bersamaan dengan pidato Presiden ECB Mario Draghi. Dari Amerika Serikat, data pasar perumahan “building permits” dan “housing starts” yang akan keluar pada malam hari ini bisa mempengaruhi pergerakan EUR/USD yang bisa memberikan kesempatan trading jangka pendek.

Mario Draghi kemungkinan akan memberikan petunjuk bahwa serangkaian data ekonomi yang mengecewakan sejak permulaan tahun dan jedahnya efek rally Euro tahun lalu cukup mengkuatirkan untuk mendorong kembali pengurangan stimulus.

Sementara, di awal minggu ini, Gubernur Bank Perancis François Villeroy de Galhau meremehkan pentingnya mengakhiri Quantitative Easing di bulan September versus Desember. Pasar melihat bahwa hal ini menjadi konfirmasi bahwa pengetatan sudah diambang pintu. Padahal sebaliknya, Villerroy sebenarnya memberikan bayangan sebuah penundaan dari pengetatan. Jika Draghi memberikan narasi yang “dovish”, Euro kemungkinan akan melanjutkan penurunan yang telah membawa Euro ke empat bulan rendah kemarin, apakah bisa menembus kebawah 1.1800?

Pergerakan turun ini bisa mendapatkan konfiramsinya apabila data perumahan Amerika Serikat yang keluar pada malam hari ini memberikan data yang lebih baik daripada yang diperkirakan. “Building Permits” AS berada di 1.350.000 unit per tahun sementara “housing starts” 1.320.000 di bulan Maret. Supaya laporan bulan April memiliki pengaruh yang signifikan, kedua indikator harus bergerak dalam arah yang sama: apakah keduanya diatas dari yang diperkirakan ataukah kedua-duanya mengecewakan. Yang lalu keduanya sering berseberangan satu dengan yang lainnya. Kali ini “building permits” diproyeksikan muncul di 1.350.000 dan “housing starts” naik menjadi 1.330.000 unit per tahun.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here