Dolar AS Naik Tertinggi 6,5 Bulan; Yen Jepang dan Franc Swiss Diburu

500

(Vibiznews – Forex) Gejolak politik di Italia yang memicu kekuatiran krisis Eropa membuat investor memburu aset safe-haven, sehingga menaikkan yen Jepang dan mendorong dolar AS ke level tertinggi 10 bulan terhadap euro pada akhir perdagangan Rabu dinihari (30/05).

Krisis politik yang mendalam di Italia, ekonomi terbesar ketiga zona Eropa ini, memprovokasi aksi penjualan aset Italia dan euro yang mengingatkan pada krisis utang zona Eropa 2010-2012.

Dolar AS naik ke tertinggi terhadap euro sejak Juli 2017 di 1,1506, setelah aksi jual di pasar utang Italia mendorong investor untuk membuang mata uang tunggal.

Dolar AS menguat di seluruh mata uang, bukan hanya terhadap euro, dalam uaya memburu aset safe-haven. Perdagangan risk-off juga menguntungkan mata uang Jepang, dengan dolar turun sekitar 1,2 persen pada hari Selasa ke level terendah lima minggu di 108,10 yen.

Euro pada hari Selasa melemah secara signifikan terhadap franc Swiss dan yen Jepang yang merupakan mata uang safe haven. Mata uang tunggal mencapai terendah sembilan bulan 1,1367 melawan franc dan terendah 10 bulan di 124,61 yen. Euro mencatat penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari tiga tahun, turun lebih dari 5 basis poin.

Indeks dolar, yang mengukur dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik setengah persen pada hari itu di tertinggi 95,025, mencapai tertinggi 6,5 bulan.

Presiden Italia telah menetapkan negara pada jalur menuju pemilihan baru dengan menunjuk mantan pejabat Dana Moneter Internasional sebagai perdana menteri sementara, dengan tugas merencanakan jajak pendapat dan meneruskan anggaran berikutnya.

Beberapa investor percaya pemilu akan memberikan mandat yang lebih kuat untuk anti-pembentukan, politisi euroskeptic, menimbulkan keraguan pada masa depan Italia di zona Eropa. Tetapi banyak yang khawatir pemerintah Italia akan mencapai dukungan berbasis luas di semua ruang pemerintahan yang diperlukan untuk mencapai titik perubahan konstitusional.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan mata uang Dolar AS dan safe haven seperti Yen Jepang dan Franc Swiss akan bergerak kuat merespon kekuatiran pasar akan gejolak politik di Italia dan Spanyol. Namun malam nanti jika data ADP Employment Change dan GDP Growth Rate AS terealisir melemah, akan menekan dolar AS.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here