Dolar AS Retreat; Euro Pulih Pasca Meredanya Ketegangan Politik Italia

559

(Vibiznews – Forex) Dolar AS jatuh pada akhir perdagangan Kamis dinihari (31/05) dengan pulihnya Euro dari posisi terendah 10-bulan setelah laporan bahwa partai terbesar Italia akan membentuk koalisi pemerintah baru untuk mengakhiri ketidakpastian politik.

Upaya oleh dua partai anti-kemapanan untuk membentuk pemerintahan baru di Italia runtuh selama akhir pekan, meningkatkan prospek pemilihan awal.

Sebuah sumber yang dekat dengan 5-Star, partai tunggal terbesar di parlemen baru, mengatakan akan mencoba lagi untuk membentuk koalisi dengan Liga sayap kanan. Tanpa kesepakatan, sumber mengatakan Presiden Sergio Mattarella dapat membubarkan parlemen dalam beberapa hari mendatang dan mengirim Italia kembali ke pemilihan pada awal 29 Juli.

Euro rally dan imbal hasil obligasi pemerintah Italia menetap di bawah tertinggi multi-tahun setelah penurunan pasar Selasa.

Indeks dolar, yang melacak dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,71 persen pada hari Rabu menjadi 94,16, di bawah level tertinggi 6-1 / 2 bulan pada Selasa.

Dolar naik 0,16 persen terhadap yen di 108,92.

Mata uang tunggal Euro, yang jatuh ke level terendah 10 bulan $ 1,1510 pada hari Selasa, naik sebanyak 0,9 persen ke level tertinggi sesi $ 1,1647 pada hari Rabu. Itu tetap turun 4 persen bulan ini terhadap dolar.

Dolar Kanada naik sebanyak 1,2 persen pada hari Rabu setelah bank sentral negara itu menahan suku bunga tetap tetapi menyarankan bahwa itu bisa menaikkan suku bunga segera, mungkin pada awal Juli.

Sore nanti akan dirilis data Inflation Rate Mei Zona Eropa yang diindikasikan meningkat dan data Unemployment Rate April Zona Eropa yang diindikasikan menurun.

Sedangkan malam nanti akan dirilis data ekonomi AS yaitu Personal Income dan Personal Spending April yang diindikasikan stabil.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan mata uang Euro berpotensi kuat dengan meredanya ketegangan politik Italia dan jika data ekonomi zona Eropa positif.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here