Trading EUR/USD Jelang Non Farm Payrolls (NFP) AS

712

(Vibiznews-Forex) Ini adalah hari yang buruk bagi perdagangan global. Dan pasar saham AS telah mengkonfirmasikannya.  Cerita politik Itali memang telah membuat imbal hasil Treasury 10 tahun kembali dibawah 3%, tetapi bertumbuhnya proteksionisme bisa mendorong turun lebih jauh. Uni Eropa, Kanada dan Mexico sedang berbaris untuk mengenakan tarif pembalasan, yang mungkin masih akan memakan waktu seminggu atau lebih. Namun mereka sedang datang, dan tidak mungkin menjadi hanya gerakan palsu saja.

Terlebih lagi, semua ini datang pada saat dimana Amerika Serikat nampaknya sedang membuat kemajuan dalam tujuannya untuk menyamakan medan permainan dalam perdagangan dengan Cina, yang telah mengumumkan daftar yang panjang sebanyak 1499 barang dalam daftar tarifnya.

Asset safe-haven, yang ada dalam tekanan, mendapatkan dorongan dalam berita utama, walaupun berita-berita bahwa pergerakan 5 Star Itali dan partai Liga telah mencapai persetujuan baru mengenai kemungkinan pemerintahan koalisi, meletakkan Paola Savona pada urusan Eropa dan menjadikan Giovanni Tria Menteri Ekonomi yang baru. Ketakutan akan resiko terhenti, sementara volatilitas menciut dengan spekulasi mengenai tingkat bunga bergerak hati-hati menjelang rilis data Non-Farm Payroll AS.

Berita-berita diatas membayangi data makro ekonomi, walaupun penting juga untuk disebutkan bahwa data inflasi Eropa yang naik di bulan Mei, mencapai 1.9% per tahun dan inflasi PCE inti AS muncul sebagaimana yang diperkirakan pada 1.8%. Sebentar lagi akan muncul raja dalam penggerak pasar forex, laporan Non-Farm Payroll (NFP) AS.

Raja indikator forex ini mengecewakan pada laporan bulan April, hanya menunjukkan kenaikan pada pasar tenaga kerja sebesar 164.000 pekerjaan, lebih rendah daripada yang diperkirakan. Terlebih lagi, rata-rata pendapatan perjam, atau pertumbuhan upah, yang tetap penting, hanya meningkat 0.1% per bulan dan 2.6%, keduanya dibawah daripada yang diperkirakan. Tingkat pengangguran turun ke 3.9%, level yang sangat rendah, namun penting untuk diingat bahwa tingkat partisipasi tetap jauh dibawah level sebelum krisis. Fokus pada laporan bulan Mei tetap pada upah. Laporan untuk bulan Mei diproyeksikan menunjukkan pertambahan sebesar 190.000 posisi dan tingkat pengangguran sebesar 3.9%, mengulangi level bulan April. Upah diperkirakan naik sebesar 0.3% per bulan dan meningkat per tahunnya.

Pertambahan 190.000 di dalam NFP AS bisa menahan rebound di dalam EUR/USD baru-baru ini karena akan memberikan tekanan terhadap Federal Open Market Committee (FOMC) untuk mengadopsikan pendekatan yang lebih agresif di dalam menormalkan kebijakan moneter. Namun, update data NFP bisa juga menyebarkan reaksi yang melemahkan karena Average Hourly Earnings diperkirakan tetap tidak bergerak pada 2.6% per tahun di bulan Mei, dan tanda-tanda pertumbuhan upah yang stagnan bisa mendorong pejabat-pejabat Fed untuk mengadopsi nada yang kurang “hawkish” selama bulan-bulan yang akan datang dengan inflasi berbasiskan 12 bulan diperkirakan bergerak dekat dengan target 2% simetrik dari Komite untuk jangka waktu menengah.

Dengan analisa diatas, mungkin diperlukan angka data NFP diatas daripada yang diperkirakan untuk menghasilkan reaksi “bullish” atas dolar AS, dan perkembangan yang baik lebih jauh di dalam dinamika pasar tenaga kerja bisa memperbaharui pertaruhan untuk kenaikan tingkat bunga dari the Fed sebanyak empat kali pada tahun 2018 dengan Komite memperkirakan kondisi ekonomi akan bergerak dalam cara yang akan menjamin peningkatan bertahap lebih lanjut di dalam tingkat bunga dari Federal Reserve.

Sebaliknya, indikasi mengenai melemahnya pasar tenaga kerja yang sedang berlangsung bisa mengerem outlook bagi pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dan Gubernur Jerome Powell dan kawan-kawan, bisa melanjutkan rencana membuat netral tingkat bunga Fed di 2.75% sampai 3% pada pertemuan kuartalan berikutnya di bulan Juni dengan ukuran kompensasi inflasi berdasarkan pasar tetap rendah.

Menjelang rilis data NFP AS, EUR/USD mencapai 1.1720 tetapi setelah gagal untuk melewati ketinggian mingguannya, berada pada tekanan jual yang baru, sekarang bergerak disekitar 1.1660. EUR/USD kelihatannya lebih mudah untuk jatuh daripada untuk naik menjelang NFP.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here