Bursa Asia 5 Juni Ditutup Mayoritas Naik

557

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Asia ditutup sebagian besar naik pada Selasa sore (05/06) terdukung sentimen investor yang membaik dengan menguatnya bursa Wall Street.

Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup lebih tinggi dengan 0,28 persen karena saham teknologi dan pengecer naik tipis. Namun, keuntungan tersebut diimbangi oleh kerugian di keuangan dan perusahaan minyak.

Indeks Kospi Korea Selatan menghapus kerugian sebelumnya naik 0,25 persen pada hari itu, dengan keuntungan terlihat di sektor teknologi dan manufaktur.

Indeks ASX 200 turun 0,51 persen. Sektor-sektor utama melemah, termasuk keuangan, produsen minyak, dan perusahaan pertambangan.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,31 persen 31093.45 dengan saham pengembang dan saham teknologi bergerak lebih tinggi secara keseluruhan. Namun, itu terbebani oleh penurunan di sektor game.

Di Tiongkok, indeks komposit Shanghai naik 0,75 persen.

Dukungan kenaikan bursa Asia datang dari bursa AS pada Senin, dengan indeks komposit Nasdaq membukukan rekor penutupan – yang pertama sejak 12 Maret. Indeks naik 0,69 persen karena saham teknologi maju, dengan Apple dan Amazon mencatat rekor penutupan tertinggi.

Indeks saham utama lainnya juga mencatat kenaikan, dengan indeks Dow Jones naik 0,72 persen, atau 178,48 poin, menjadi ditutup pada 24.813,69. Keuntungan tersebut mengikuti rilis angka pekerjaan yang melebihi harapan di AS pada hari Jumat.

Sementara itu, investor terus mengawasi kekhawatiran perdagangan yang masih ada setelah AS memberlakukan tarif pada impor baja dan aluminium dari Uni Eropa, Kanada dan Meksiko.

Hal tersebut datang menjelang pertemuan para pemimpin dunia pada KTT G-7 di Kanada minggu ini.

Dalam berita perusahaan, China telah meluncurkan penyelidikan ke Samsung Electronics dan SK Hynix serta Teknologi Micron AS, Reuters melaporkan. Mengutip sebuah sumber, laporan itu mengatakan bahwa China sedang menyelidiki tuduhan penetapan harga sebagai DRAM – suatu bentuk penyimpanan data, dimana harga telah meningkat tajam.

Samsung Electronics turun 0,59 persen dan SK Hynix terakhir lebih tinggi dengan 0,56 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan bursa Asia selanjutnya akan mencermati pergerakan bursa Wall Street yang berpotensi naik jika data ISM Non Manufacturing PMI bulan Mei AS terealisir meningkat.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here