Bursa Wall Street Positif; Nasdaq Raih Rekor Didukung Saham Apple dan Amazon

453
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) Bursa Wall Street ditutup positif pada akhir perdagangan Selasa dinihari (05/06). Indeks Komposit Nasdaq membukukan rekor penutupan didukung kenaikan saham Apple dan Amazon.

Indeks Nasdaq naik 0,7 persen menjadi 7.606,46 terpicu kenaikan saham Apple dan Amazon masing-masing 0,8 persen dan 1,5 persen. Apple dan Amazon juga mencatat rekor penutupan tertinggi. Nasdaq juga ditutup kurang dari setengah persen dari rekor intraday.

Microsoft juga membantu mengangkat Nasdaq, naik 0,9 persen ke rekor setelah mengumumkan mengakuisisi GitHub, sebuah platform pengembang perangkat lunak, seharga $ 7,5 miliar. Saham-saham teknologi lainnya yang mencapai tertinggi sepanjang masa pada hari Senin termasuk Adobe, Electronic Arts, dan Netflix.

Senin menandai penutupan rekor tertinggi pertama untuk Nasdaq sejak tanggal 12 Maret, ketika ditutup pada 7.588,32. Indeks jatuh lebih dari 10 persen setelah mencapai level itu sebelum rebound.

Indeks Dow Jones ditutup 178,48 poin lebih tinggi pada 24.813,69, sedangkan indeks S & P 500 naik 0,5 persen menjadi 2,746.87 karena teknologi ditutup pada rekor tertinggi.

Kenaikan dalam saham ritel juga mendorong indeks utama. Walmart dan Target naik 2,9 persen dan 4,9 persen, masing-masing. SPDR S & P Retail exchange-traded fund (XRT) juga naik 2,2 persen, kenaikan satu hari terbesar sejak 4 April.

Para pemimpin dari tujuh negara ekonomi terbesar di dunia akan bertemu di Kanada minggu ini pada saat ketegangan perdagangan antara AS dan mitra dagang utama telah meningkat.

Pekan lalu, pemerintahan Trump mengenakan tarif impor baja dan aluminium terhadap Uni Eropa dan Kanada. Uni Eropa mengancam hal yang sama, mengatakan akan memberlakukan tindakan balasan sendiri, sementara Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland mengatakan negara itu berencana untuk mengenakan tarif dolar-untuk-dolar di AS.

Malam nanti akan dirilis data ISM Non Manufacturing PMI bulan Mei AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak naik jika ISM Non Manufacturing PMI bulan Mei AS terealisir meningkat. Namun perlu dicermati perkembangan ketegangan perdagangan AS dengan China dan beberapa negara sekutunya, yang jika meningkat maka dapat menekan dolar AS.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here