Harga Minyak Sawit Turun ke Harga Penutupan Terendah Tiga Tahun

372

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit pada penutupan pasar turun ke harga terendah tiga tahun, tekanan harga akan turun lagi pada pertengahan ke dua tahun 2018, dengan kemungkinan untuk harga naik terbatas.

Harga minyak sawit September turun RM 38 menjadi RM 2,159 per ton, harga penutupan terendah untuk minyak sawit berjangka sejak September 2015. Harga minyak sawit dibandingkan dengan bulan lalu telah turun RM172 atau 7.4% dari harga RM2,331 pada 12 Juni.

Menurut analis minyak sawit harga dari minyak sawit masih akan turun lagi sampai pertengahan Agustus, dengan perkiraan harga antara RM2,100 dan RM2,200.Harga minyak sawit turun karena permintaan ekspor berkurang mengakibatkan tingginya persediaan ditambah dengan harga kedelai dan minyak kedelai turun. Peningkatan juga terjadi pada produksi minyak sawit karena sedang musim panen. Panen kedelai di AS dan Brazil meningkat namun ekspor AS terbatas, membuat harga minyak kedelai turun, yang berefek pada harga minyak sawit.

Pemerintah Malaysia akhirnya menurunkan pajak ekspor minyak sawit menjadi 4.5% dari sebelumnya sebesar 5%, namun turunnya pajak ekspor tidak dapat mendorong ekspor dengan cepat. Diperkirakan harga minyak sawit akan berada di RM2,150 sampai RM2,300 pada bulan depan.
Persediaan minyak sawit pada akhir Juni meningkat 0.83% menjadi 2.19 juta tahun dibanding 2.17 juta ton pada bulan Mei 2018.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here