Harga Gula Putih Sedang Meninggi Dibandingkan Gula Mentah

608

(Vibiznews – Commodity) – Setelah harga gula yang diperdagangkan di bursa komoditi  berjangka internasional akhir pekan lalu menembus posisi harga tinggi dalam 4 hari perdagangan dan secara  mingguan tertinggi sejak akhir bulan Mei lalu, di awal pekan ini harga terkoreksi.

Penutupan bursa ICE New York pada Selasa (24/07),  harga gula  berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Oktober  turun  0,04 sen atau 0,3 persen  dari posisi akhir perdagangan sebelumnya ke posisi $11,08 per pound. Turunnya harga gula dikarenakan anjloknya kembali mata uang Brasil. Namun terjadi kenaikan pada harga gula putih yang naik $ 3,30 atau 1,0 persen menjadi $ 325,50 per ton.

Namun di awal perdagangan harga sempat naik dikarenakan sentimen kekhawatiran pasar akan kondisi cuaca di Brasil yang kurang baik dan membahayakan hasil panen negara produsen utama gula tersebut. Sentimen anjloknya Real Brasil lebih dominan mempengaruhi harga gula sekalipun dollar AS sedang terpukul.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, harga gula berjangka yang diperdagangkan di bursa New York  diperkirakan  bergerak di kisaran support $11,00  hingga $10,05 dan jika terjadi perubahan arah positif akan naik menuju kisaran resisten $11,35 hingga $12,05 .

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here