Pasca Laporan Export USDA, Harga Kedelai dan Jagung Naik

561

(Vibiznews – Commodity) – Pasca Laporan Export USDA, harga biji-bijian mixed, harga kedelai dan jagung naik sementara harga gandum turun.

Harga kedelai Nopember naik ¼ sen menjadi $8.76 perbushel.

Harga kedelai meningkat ketika perjanjian dagang Eropa untuk meningkatkan pembelian kedelai AS. Laporan ekspor mingguan USDA untuk persediaan lama 538,127 MT terjual sampai 19 Juli lebih besar dari perkiraan dan lebih tinggi dari minggu lalu. Belanda membeli 143,300 MT kedelai dengan perincian 141,400 MT dari Mesir. Untuk persediaan baru sebesar 963,820 MT. Total penjualan tahun ini 2018/19 naik 63.2% dari tahun 2017. Penjualan ke negara yang tidak dikenal sebesar 406,200 MT. Pengiriman kedelai mingguan sebesar 823,569 MT lebih rendah 4.7% dari tahun lama pada periode yang sama.

Harga gandum September di CBOT turun 6 ¼ sen menjadi $5.36 ½ per bushel.

Ekspor gandum AS minggu ini sebesar 385,865 MT sampai 19 Juli masih dalam range perkiraan. Turun 22.5% dari tahun lalu tetapi 28.6% lebih besar dari minggu lalu. Ekpor riil turun 409,149 MT lebih kecil 35.63% dari tahun lalu. Pembelian gandum AS dari Taiwan sebesar 102,775 MT pada tender hari Kamis. The International Grain Council melaporkan produksi gandum dunia 2018/19 diperkirakan 16 MMT sampai 721 MMT dengan turunnya produksi gandum EU dan Rusia.

Harga jagung Desember naik 2 ½ sen menjadi $3.75 ¾ perbushel.

Laporan ekspor dari FAS mengatakan penjualan jagung persediaan lama dibawah perkiraan sebesar 338,514 MT sampai 19 Juli, jumlah ini hanya setengah dari jumlah penjualan minggu lalu, tapi tiga kali lebih besar dari penjualan tahun lalu sampai 20/7/2017. Untuk penjualan persediaan baru masih 747,491 turun sedikit dari minggu lalu. Pengiriman jagung sebesar 1.282 MMT, lebih kecil sedikit dari minggu lalu, tapi melompat 43.35% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Negara tujuan yang paling banyak membeli jagung adalah Mexico sebesar 338,600 MT, berikutnya Jepang sebesar 283,400 MT. Ekspor aktual 81% dari perkiraan USDA tahun ini, dengan rata-rata sebesar 87%.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here