Harga Cocoa ICE Bangkit Dari Posisi Terburuk 5 Bulan

521

(Vibiznews – Commodity) – Setelah harga kakao akhir pekan lalu di bursa ICE anjlok cukup parah ke posisi harga terendah dalam 5 bulan perdagangan, membuka perdagangan awal pekan rebound tipis. Kenaikan harga bahan baku cokelat tersebut dipicu oleh turunnya nilai dollar AS dan juga sentimen laporan ketidakpastian tentang prospek produksi di petani utama Pantai Gading.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa panen tanaman tengah tahun di negara pemasok terbesar-Pantai Gading akan menurun 25 persen dibandingkan dengan panen pertengahan tahun lalu, meskipun yang terakhir sangat tinggi.

Diujung perdagangan awal pekan beberapa jam lalu, harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan September di ICE New York  naik  6 sen  atau 0,27 persen pada posisi $ 2,239 per ton. Akhir pekan harga jatuh ke posisi $ 2,223 per ton yang merupakan level terlemah untuk kontrak sejak awal Maret.

Kenaikan harga juga terjadi bursa London, harga kakao London untuk kontrak bulan Desember  naik 7 pound atau 0,4 persen pada 1.684 pound per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan kembali negatif dan  secara teknikal turun ke kisaran support $2210 hingga $2193.  Namun jika terus  positif akan naik  ke  resisten $2287 hingga $2315.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here