Harga minyak Sawit Naik Di saat Harga Minyak Kedelai Turun

408

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit rebound naik kembali, sekalipun minyak nabati lain turun dan perang dagang antara AS – China sedang memanas.

Harga minyak sawit Oktober di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0.2% menjadi 2,196 ringgit ($538.24) per ton pada penutupan pasar. Minggu lalu harga minyak sawit naik 0.5%. Volume trading sebesar 28,412 lot dengan 25 ton per lot.

Harga minyak kedelai turun di AS dan minyak sawit juga turun di Cina karena memanasnya perang dagang antara AS dan Cina. Karena penggerak harga naik tidak ada maka pada Jumat lalu para pedagang menutup transaksi jual yang terbuka sehingga harga bergerak naik.

Cina mengumumkan akan melakukan pembalasan kepada AS apabila AS mengenakan kenaikan bea masuk untuk barang import negara Asia lainnya, membuat ketakutkan terjadi pada banyak negara Asia, karena perang dagang antara ke dua negara raksasa tersebut. Presiden AS telah mengenakan tambahan bea masuk sebesar 25% naik dari 10% terhadap tambahan impor Cina $200 milyar.

Harga minyak kedelai Desember di Chicago turun 1.2% pada hari Kamis, karena perang dagang antara AS dan Cina, walaupun sebelumnya sempat naik 0.03%.

Harga minyak kedelai September di China Dalian Commodity Exchange juga turun 0.5% dan Harga minyak sawit September di Dalian turun 0.8%.

Analisa tehnikal resistant pertama di RM 2,415 dan berikut di RM2,532 sedangkan support $2,126 dan berikut ke $2,009.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here