Emas Dunia Bangkit di Hari Ke-3 dari Level Rendahnya, Emas Antam Naik ke Rp649.000 per gram

287

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau lanjut menguat pada perdagangan hari Selasa (21/8), memasuki sesi hari ketiganya, didukung oleh pelemahan dolar setelah presiden AS Donald Trump mengatakan dia “tidak senang” dengan Federal Reserve AS yang terus menaikkan suku bunga.

Spot emas naik 0,3 persen ke level $1.194,15 per ounce pada Selasa siang WIB. Emas rebound dari tren penurunan enam minggu secara berturut-turut. Emas berjangka AS naik 0,5 persen menjadi $ 1,200.60 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang WIB ini turun ke level 96,53, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,78.

Trump mengatakan pada Senin semalam bahwa dia “tidak senang” dengan Federal Reserve di bawah Chairman Jerome Powell yang terus menaikkan suku bunga, dan mengatakan bahwa bank sentral AS harus lebih banyak membantunya untuk meningkatkan perekonomian.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia rebound dari downtrend-nya sejak awal April lalu, sedangkan dollar terkoreksi memasuki hari yang keempatnya dari level 13 bulan tertingginya. Harga emas, kalau terus tertekan, akan menuju level support di $1.159,79 dan $1.131,49. Sedangkan, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.220,69 dan level $1.234,77.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp1.000 ke level harga Rp649.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Senin kemarin di Rp648.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here