Akankah Kesepakatan Dagang AS-Mexico Berdampak Buruk Bagi China?

649

(Vibiznews – Economy & Business) Bursa saham Asia sore ini berakhir sebagian besar positif. Namun bursa Tiongkok justru melemah pasca tercapainya kesepakatan perdagangan AS-Mexico.

Dengan Presiden AS Donald Trump telah mengantongi kesepakatan perdagangan dengan Meksiko, perselisihan negara yang sedang berlangsung dengan China tampaknya akan berlarut-larut, kata para ahli.

Meksiko adalah mitra dagang penting dari AS dan kesepakatan itu menawarkan Trump beberapa kemenangan dari perspektif politik yang pemerintah dapat tunjukkan menjelang pemilihan jangka menengah, dan itu belum tentu positif untuk China.

Jika dilihat pembicaraan perdagangan terakhir antara dua ekonomi terbesar di dunia ini, AS sekarang ingin China berkomitmen pada reformasi struktural daripada hanya mengurangi ketidakseimbangan antara kedua negara. Itu membuat solusi cepat kurang mungkin dilaksanakan.

Analis memperkirakan Trump akan menunda negosiasi penyelesaian dengan China untuk sementara waktu. Bisa saja berjalan setelah pemilihan jangka menengah pada November.

Dengan kesepakatan AS-Mexico ini, maka dapat memperkuat posisi AS untuk bermain keras dengan China.

Memang terlihat tidak ada minat dari pemerintah AS dalam mengejar pembicaraan dengan China dalam perdagangan, dan ada kemungkinan tidak akan ada kecuali China mengusulkan beberapa perubahan yang jauh jangkauannya terhadap masalah-masalah seperti perlindungan kekayaan intelektual dan transfer teknologi paksa,” para ekonom menulis.

Itu berarti tambahan $ 200 miliar dalam tarif AS untuk barang-barang China kemungkinan akan mulai berlaku pada bulan September. China juga kemungkinan akan membalas sejauh yang mereka bisa dan memperburuk perselisihan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here