Poundsterling Turun Dari Puncak Tinggi 4 Pekan

250

(Vibiznews – Forex) Bangkitnya kembali permintaan dolar AS  pada perdagangan sesi Eropa hari Kamis (30/08)  menjatuhkan pair GBPUSD dari puncak tertinggi selama 4 minggu terakhir karena buruknya perdagangan aset beresiko  di tengah pasar ekuitas Eropa.

Aksi jual terparah di mata uang Emerging Markets (EM), dipimpin oleh Lira Turki, mengurangi sentimen pasar dan membebani aset berisiko seperti pasar saham, harga minyak dan pound Inggris. Meningkatnya kembali sentimen perdagangan safe haven membuat dolar kuat kembali terhadap rival-rivalnya.

Pair GBPUSD yang dibuka lebih kuat dari akhir perdagangan sebelumnya pada awal sesi Asia tertekan kembali hingga jatuh ke posisi 1.2988. Kemudian naik kembali ke atas kisaran 1.3000, pair telah anjlok 0,07% dari perdagangan sebelumnya.

Secara fundamental posisi GBPUSD sedang mendapat angin segar dari Uni Eropa yang bersedia menawarkan kemitraan perdagangan dengan Inggris sehingga mendinginkan kembali ketegangan Brexit.

Untuk perdagangan selanjutnya, pasar akan melihat tingkat inflasi PCE  AS dan juga klaim pengangguran yang akan menunjukkan data mixed. Kekuatan dolar AS dapat saja bertambah setelah rilsi data PCE yang diperkirakan menunjukkan data yang positif.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here