Indeks Dolar AS (DXY) Naik Ke Ketinggian Baru Di Atas 95.70 Karena ISM

637

(Vibiznews-Forex) Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur dolar AS terhadap sekeranjang matauang yang menjadi rival utamanya, tetap naik dan bernavigasi di area 95.70 atau puncak yang baru.

Indeks ini melanjutkan reboundnya dari kerendahan minggu lalu dipertengahan 94.00 dan sekarang mendorong naik ke area 95.70/75 didukung oleh permintaan yang baru untuk dolar AS, imbal hasil yang lebih tinggi dan ISM yang kuat selama bulan lalu.

Pada kenyataannya, indeks manufaktur ISM menyentuh level tertinggi sejak tahun 2003 pada 61.3 d bulan Agustus, mengalahkan perkiraan awal dan memberikan oksigen ekstra terhadap  “greenback” yang atmosfirnya sudah naik.

Selasa kemarin ISM mengatakan bahwa indeks manufaktur naik ke angka 61.3% pada bulan Agustus, naik dari angka bulan Juli pada 58.1% dan meleset dari perkiraan. Perkiraan konsensus memperhitungkan angka 57.2%.

Angka diatas 50 dianggap sebagai tanda ekonomi bertumbuh, semakin jauh sebuah indikator diatas atau dibawah 50, semakin besar atau semakin kecil tingkat perubahannya.

Avery Shenfeld, senior economist pada CIBC World Markets menggambarkan data manufaktur yang terbaru sebagai “sehat”, yang akan terus mendukung kenaikan dolar AS.

Dia berkata,”Intinya, anda bisa menilai buku dari “cover”nya sebagaimana yang ada di dalamnya, judulnya sama bagusnya”.

Melihat kedalam komponen dari laporan, Indeks Order Baru bertambah 65.1%, naik dari angka bulan Juli di 60.2%; pada saat yang bersamaan Indeks Produksi juga menunjukkan angka pada 63.3%, naik dari angka bulan Juli pada 58.5%

Pasar tenaga kerja manufaktur juga menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat pada bulan Agustus. Indeks “employment” bertambah 58.5%, naik dari angka sebelumnya pada 56.5%.

Sementara pertumbuhan meningkat pada bulan yang lalu, tekanan inflasi kehilangan sebagian momentumnya. Indeks harga jatuh ke angka 72.1%, turun dari angka bulan Juli 73.2%.

Namun, meskipun angka yang lebih kuat daripada yang diperkirakan, laporan tersebut mencatat suatu awan badai yang bertumbuh pada horizon.

Laporan itu mengatakan,”Responden sekali lagi prihatin berkelebihan mengenai aktifitas yang berhubungan dengan aktifitas tarif, termasuk bagaimana resiprokal tarif akan mempengaruhi revenue perusahaan dan lokasi manufaktur yang sekarang. Para panelis sedang aktif mengevaluasi bagaimana merespon perubahan bisnis, diberikan ketidakpastian”.

Terlebih lagi, imbal hasil yang lebih tinggi dari surat berharga kunci AS 10 tahun juga menunjang pergerakan naik dari DXY bersamaan dengan kepanikan perdagangan dan “mood” pasar yang rentan di dalam dunia forex Emerging Market.

Menambah kepada pembelian USD, spekulasi dari dua kenaikan tingkat bunga lagi oleh Federal Reserve pada tahun ini tetap meningkat, dibandingkan dengan sikap yang pasif dari rekan-rekan Fed lainnya di G10.

Saat ini indeks dolar AS naik 0.62% pada 95.71 dan apabila tembus 96.04 akan membuka pintu kearah 96.96 dan akhirnya 97.87. Sebaliknya “support” yang berikutnya berada pada 94.45 diikuti oleh 94.20 dan 94.08.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here