Emas Naik Dengan Turunnya Indeks Dolar AS

275

(Vibiznews-Commodity) Harga emas dan perak naik lumayan dan mendekati ketinggian harian pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat hari Rabu kemarin. Aksi jual terhadap indeks dolar berlangsung kemarin memberikan dorongan bagi naiknya pasar metal berharga.

Indeks dolar AS (DXY) meninggalkan area ketinggian hariannya dekat 95.70 dan dengan cepat jatuh dekat dengan “support” kunci pada angka 95.00.

Indeks dolar AS membalikkan optimisme awal setelah agen berita Bloomberg mengatakan bahwa Inggris dan Jerman bisa menurunkan beberapa permintaan Brexit agar supaya dapat diperoleh kesepakatan. Berita ini memberikan oksigen yang baru kepada asset yang lebih beresiko dengan kerugian terhadap “greenback”, dengan demikian mendorong dengan paksa DXY untuk melindungi sendiri keuntungan hariannya.

Berita-berita lebih lanjut mengenai kubu USD mencatat ekspektasi dari kurva imbal hasil berbalik arah pada tahun ini atau tahun besoknya, sementara dia melihat bertambahnya resiko dari kesalahan kebijakan jika the Fed meneruskan rencana untuk menaikkan tingkat bunga jangka pendek.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan naik $3.40 per ons pada $1,202.60. Perak Comex bulan Desember terakhir diperdagangkan naik $0.045 pada $14.22 per ons.

Pasar saham dunia kebanyakan turun semalam. Indeks saham AS juga mengarah ke pembukaan yang lebih rendah ketika sesi New York dimulai. Kekuatiran perdagangan global dan potensi terseretnya ekonomi utama dunia membebani saham pada minggu ini. Amerika Serikat dan Kanada mengalami kebuntuan dalam negosiasi perdagangan, sementara ada keprihatinan Amerika Serikat akan mengenakan sanksi perdagangan yang lebih berat atas Cina. Pasar saham Asia juga mengalami tekanan pada hari kemarin oleh karena data ekonomi yang lemah yang keluar dari Cina.

Pasar matauang sekunder, termasuk Peso Argentina dan Lira Turki tetap berada dalam tekanan menghadapi dolar AS. Masih ada semacam kekuatiran hal ini bisa berganti menjadi sesuatu yang lebih serius yang mempengaruhi sistem keuangan global.

Bangkitnya permintaan “safe-haven” ditengah ketidak pastian yang muncul dari krisis matauang pada pasar “emerging” memicu pembelian “safe-haven” yang baru dan membantu  metal berharga berbalik naik.

Setiap pemulihan lebih jauh akan menghadapi “supply” yang baru dekat batas psikologis kunci $1200 dan selanjutnya $1202. Sebaliknya pelemahan dibawah level $1190 kemungkinan akan menghadapi “support” dekat area $1187-86 yang apabila tertembus akan membuka jalan kearah tren “bearish” yang mapan yang terjadi sebelumnya.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here