Arah Harga Emas Sampai Dengan Akhir Tahun Ini

518

(Vibiznews-Commodity) Memulai minggu yang baru pada hari Senin yang lalu, harga emas naik secara moderat dan diperdagangkan dekat ketinggian selama hari itu. Metal kuning terlihat lebih banyak minat beli dengan indeks dolar AS telah mengalami kerugian yang semakin bertambah cepat. Emas berjangka bulan Desember diperdagangkan naik $7.70 per ons pada $1,208.50, sementara emas spot naik lebih tinggi karena melemahnya dolar AS di ketinggian $1,204.80, rally dari $,1,192.77, sedangkan indeks dolar AS (DXY) diperdagangkan dari 95.06 turun ke 94.38.

Niel Christensen dari Kitco.com mengatakan,”Meskipun bergerak naik, emas masih berada dalam rentang  “sideways” antara 1214 dan 1182. Untuk bisa menjadi sungguh-sungguh “bullish” harga emas harus bisa menembus 1211 dan selanjutnya berhadapan dengan “resistan” di 1214 dan pada akhirnya 1233. Sebaliknya akan berhadapan dengan “support” pada 1146 dan 1122.

Trader berjangka veteran  Ira Epstein mengatakan, “Breakout emas dari pola perdagangan yang sideways akan menentukan kearah mana metal berharga akan pergi selama sisa dari tahun ini”

“Sejak berbalik naik dari dasar $1,167.10 per ons pada hari Kamis tanggal 16 Agustus, emas berjangka Comex bulan Desember mengalami rally namun kemudian terhenti, membuat pasar bergerak Sideways,” kata Direktur dari divisi Ira Epstein dari Linn & Associates.

Metal berharga tidak berhasil mengambil keuntungan dari begitu banyak faktor-faktor yang secara normal membuat emas menjadi “bullish” seperti perang dagang, intrik-intrik politik, dan krisis dari pasar “emerging”.

Epstein mengatakan,”harga emas yang rendah terjadi selama krisis matauang di Turki dan Venezuela. Perkiraan saya adalah bahwa kedua negara tersebut telah menjual emas karena matauang mereka sedang jatuh bebas.”

Sementara pembicaraan mengenai perdagangan terus berlangsung. Harga emas telah bergerak Sideways untuk pertama kalinya sejak permulaan dari tahun ini setelah kelemahan sebelumnya.

Kemana pasar emas akan bergerak membuat “breakout” dari pola Sideways ini menurut pendapat Epstein, akan menjadi arah harga emas sampai akhir tahun ini.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here