Harga Minyak Mentah Kembali Melompat Tinggi

461

(Vibiznews – Commodity) Di awal perdagangan komoditas sesi Eropa awal pekan (24/09) harga minyak mentah dunia  naik sangat signfikan hingga melompat 2 persen. Sentimen penguatan harga minyak masih dipengaruhi sentimen perdagangan pekan lalu yaitu dampak sanksi AS membatasi ekspor minyak mentah Iran.

Selain itu adanya pemberitaan akan pengetatan pasokan global, yang salah satunya pasokan minyak Amerika Serikat serta perkiraan beberapa pasar komoditas energy tentang harga minyak akan melonjak   hingga $100 per barel.

Harga minyak mentah patokan internasional yaitu jenis Brent mencapai posisi harga tertinggi sejak Mei di $80,47 per barel, yaitu naik $1,63 atau lebih dari 2 persen. sedangkan harga minyak mentah WTI AS naik $1,18 lebih tinggi ke posisi  $ 71,96.

Melihat pasokan minyak mentah komersial AS sedang berada pada titik terendah sejak awal 2015 dan meskipun produksi minyak AS mendekati rekor tertinggi 11 juta barel per hari (bpd), titik aktivitas pengeboran AS tertunda terhadap penurunan output.

Kemudian J.P. Morgan mengatakan sanksi AS terhadap Iran dapat menyebabkan kerugian sebesar 1,5 juta bpd, sementara Mercuria memperingatkan bahwa sebanyak 2 juta bpd dapat dipukul keluar dari pasar.

Kemudian berita terbaru, Presiden AS Trump yang meminta Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk menurunkan harga pekan lalu ditolak  pada pertemuan mereka dihari Minggu di Aljazair.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak masih berada di jalur bullish, apalagi jika nilai dolar di pasar uang semakin menurun.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here