Harga Minyak Sawit Turun Persediaan Meningkat

497

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit berjangka turun pada awal minggu hari Senin, karena persediaan meningkat pada bulan September, walaupun sudah dikurangi ekspor yang meningkat.

Harga minyak sawit Desember di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0.3% menjadi RM2,168 (USD523.55) per ton. Volume transaksi sebesar 32,628 lot per 25 ton.

Harga minyak sawit turun karena kenaikan dari persediaan minyak sawit melemahnya ringgit dan harga minyak mentah yang turun. Melemahnya ringgit sebenarnya menjadi daya tarik bagi luar negeri karena harganya murah. Ringgit melemah 0.1% terhadap dolar AS pada hari Senin.

Persediaan minyak sawit Malaysia meningkat ke tertinggi tujuh minggu menjadi 2.49 juta ton pada bulan Agustus, sesuai dengan data dari Perindustrian Malaysia.

Minggu lalu analis industri memperkirakan bahwa persediaan akhir Malaysia tertinggi sebesar 3-3.3 juta ton tahun ini, sedangkan di Indonesia persediaan akhir sebesar 5 juta dan diperkirakan akan meningkat.

Ekspor minyak sawit Malaysia menurut surveyor Intertek Testing Services pada hari Jumat di bulan September naik 51.6% dibandingkan bulan Agustus, sedangkan AmSpec Agri Malaysia memperlihatkan kenaikan ekspor 49.2%.

Di Chicago harga minyak kedelai September turun 0.1% . Di Dalian harga minyak kedelai dan harga minyak sawit tidak ada karena Cina sedang libur hari nasional.

Analisa tehnikal resistant pertama menjadi RM2,179.33 dan berikut RM2,208.66 sedangkan support pertama RM2088.66 dan berikut ke RM2059.33.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here