IHSG Awal Pekan Tergerus Terbatas ke 5727; Bursa Asia dan Global Umumnya Tergelincir

316

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan Senin sore ini (15/10) terpantau ditutup dengan melemah terbatas -0,51% atau -29,230 poin ke level 5.727,256 setelah dibuka naik ke level 5.786,664. IHSG melemah setelah setengah hari berada di zona hijau, searah juga dengan bursa Asia yang umumnya tergelincir mengikuti loss bursa global.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini terpantau melemah ke level Rp 15.215, sedangkan dolar AS cenderung melemah di pasar Asia dan Eropa setelah sempat rebound kemarin. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.200.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG menguat 30,174 poin (0,52%) ke level 5.786,664. Indeks LQ45 juga naik 7,516 poin (0,55%) ke 910,305. Sampai ke istirahat siang, IHSG masih kuat dengan naik (0,97%) ke 5.758,40. Sementara indeks LQ45 juga naik 0,65% ke 908,677.

IHSG kemudian menurun ke zona merah hingga ditutup melemah terbatas -0,51% atau -29,230 poin ke level 5.727,256. Indeks LQ45 juga LQ45 juta turun 0,19% ke 900,31. Hari ini sembilan dari sepuluh sektor tampak mengalami penurunan. Sektor yang mencatat pelemahan tertinggi adalah sector industry dasar yang melorot 3,68%.

Tercatat sebanyak 118 saham naik, 296 saham turun dan 106 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 352.331 kali transaksi sebanyak 8,81 miliar lembar saham senilai Rp 6,3 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini ditutup umumnya amblas di zona merah, di antaranya Indeks Nikkei yang turun 1,87% dan Indeks Hang Seng yang melemah 1,38%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Indah Kiat Pulp and Paper (INKP), Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM), Gudang Garam (GGRM), dan Unilever Indonesia (UNVR).

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini tergeser oleh profit taking pendek oleh sentimen negative bursa kawasan Asia yang hampir semuanya mendarat di zona merah. Berikutnya passer akan lebih wait and see, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.982 dan 6.086. Sedangkan bila berlanjut tekanan jual di level ini, support ke level 5.660, dan bila tembus ke level 5.557.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here