Emas Dunia Rally dalam Surutnya Dollar, Emas Antam Melejit ke Rp685.000 per gram

311

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau rally pada perdagangan Jumat pagi (2/11) WIB, karena dollar surut yang membuat harga logam mulia lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Setelah jatuh selama tiga hari, emas spot naik 1,64 persen ke level $1,233.60 per ounce pada Kamis pagi WIB. Emas berjangka AS ditutup pada $1,238.60 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik sedikit ke level 96,36, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,28.  Indeks dolar ini kemarin turun 0,7 persen, jatuh dari level tertinggi 16 bulannya oleh data kekuatan ekonomi AS yang berkelanjutan.

Emas telah mencapai titik terendah sejak 11 Oktober pada hari Rabu lalu di $1,211.52 per ounce.

Bursa saham global mengawali bulan baru dengan penguatan setelah bulan Oktober yang brutal, sementara sterling terpantau rally pada laporan bahwa Inggris dan Uni Eropa mendekati kesepakatan pasca-Brexit untuk jasa keuangan.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia melejit balik kembali ke range konsolidasi sebelumnya dan akan menguji resistant berikutnya, sedangkan dollar tampak terseok karena poundsterling dan faktor teknikal. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.243,01 dan level $1.265,45. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.211,54 dan $1.180,32.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau melejit Rp6.000 ke level harga Rp685.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Kamis kemarin di Rp679.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here