Dolar AS Pulih Kembali Karena Hasil Pemilu Kongres Melegakan

337

(Vibiznews – Forex) – Mengakhiri perdagangan forex hari ketiga pekan ini  beberapa jam lalu Kamis (08/11), posisi dolar terhadap rival-rivalnya masih sangat lemah hingga sempat menyentuh posisi terendah dalam 2 pekan pada sesi Eropa. Investor lebih memilih transaksi di pasar ekuitas  sekalipun mood perdagangan sedang safe haven merespon hasil pemilu Kongres AS kemarin.

Investor kembali ke aset berisiko setelah hasil pemilu kemarin menunjukkan terbaginya kekuasaan di Kongres AS dengan memberi partai Demokrat kemampuan yang lebih besar untuk mengawasi setiap inisiatif utama dari Presiden Donald Trump. Hasil pemilu seperti yang diharapkan pasar sebelumnya karena sempat khawatir  bahwa ketidakstabilan politik mungkin terjadi jika salah satupartai  telah memenangkan kendali penuh.

Sebelumnya investor mendapat gambaran jika partainya Presiden Trump menang telak maka akan terjadi pemotongan pajak yang signifikan  dan pertumbuhan ekonomi yang kuat sehingga mendorong Federal Reserve AS kembali meningkatkan suku bunganya. Dan ini pastinya dolar AS akan menjadi sangat kuat. Dan jika partai Demokrat menang telak pemotongan pajak tidak akan terjadi dan tidak akan terjadi stimulus fiskal sehingga dolar semakin lemah. Karena kekuasaan terbagi maka pemotongan pajak lebih lanjut dan deregulasi akan dilakukan namun tidak untuk saat ini.

Indeks dolar yang menunjukan kekuatan dolar AS terhadap 6 rival utamanya awali sesi dengan angka yang lebih tinggi dari penutupan di 96.21. Dan kini indeks menunjukkan posisi 96,18 setelah sempat turun tadi ke posisi 96.00.

Analis Vibiz Research Center memperkirakan posisi dolar AS hari ini bisa pulih kembali oleh hasil pemilu yang terbagi tersebut, apalagi pada sesi malam akan terdapat momentum keputusan peningkatan suku bunga berikutnya oleh Fed dalam FOMC.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here