Emas Dunia Agak Flat Setelah Loss 1 Minggu, Emas Antam Turun Lagi ke Rp662.000 per gram

274

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau agak mendatar setelah turun ke satu bulan terendahnya pada perdagangan awal pekan Senin pagi (12/11) WIB, karena dolar AS yang menguat setelah Federal Reserve menegaskan kembali posisi pengetatan moneternya, yang bersifat negatif untuk bullion.

The Fed mempertahankan suku bunganya stabil pada Kamis minggu lalu, tetapi secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember – yang merupakan kenaikan keempatnya tahun ini – dengan menyebutkan ekonomi AS yang sehat yang hanya tertahan oleh penurunan pertumbuhan investasi bisnis.

Spot emas stabil di sekitar $1,209.99 per ounce pada Senin menjelang siang WIB, setelah menyentuh level terendah sejak 11 Oktober di $1,206.72. Harga emas tersebut mengakhiri minggu dengan lebih dari 2 persen lebih rendah, penurunan mingguan paling curamnya sejak minggu 17 Agustus yang lalu. Emas berjangka AS bertahan di level $1,208.6 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang siang hari WIB ini naik ke level 96,98, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,90.

Analis pasar menyebutkan suku bunga yang lebih tinggi akan menjadi bullish untuk dolar karena para investor global lebih memilih mengkonversi mata uang lokal ke greenback dibandingkan ke emas.

Yang juga terpantau membebani pasar komoditas secara keseluruhan adalah penurunan harga minyak, dengan minyak mentah Brent jatuh ke titik terendahnya sejak awal April.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia mencoba rebound walau terbatas setelah seminggu terakhir loss, sedangkan dollar terangkat arah kebijakan moneter ketat the Fed. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.206,28 dan $1.180,32.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau turun lagi Rp1.000 ke level harga Rp662.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Jumat kemarin di Rp663.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here