Bursa Asia Alami Kerugian, Saham Indonesia Untung

352

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia pada perdagangan hari Selasa (12/11) anjlok sejak awal sesi oleh sentimen meruginya  Dow Jones Industrial Average yang  turun lebih dari 600 poin semalam. Perdagangan sebelumnya bursa saham Asia awal pekan ditutup mixed oleh kekhawatiran pertumbuhan global.

Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok3,08 persen pada awal perdagangan sementara indeks Topix merugi 2,68 persen. Pemicu anjloknya Nikkei yaitu saham pemasok Apple, Japan Display, anjlok 7,62 persen pada pagi hari setelah perusahaan melaporkan kerugian operasi beruntun keenam berturut-turut dan menurunkan prospeknya.

Demikian juga di bursa Korea Selatan, di mana indeks Kospi merosot 1,29 persen. Saham industri kelas berat  yang anjlok tajam seperti saham  Samsung Electronics anjlok 2,77 persen sementara SK Hynix turun 4,43 persen.

Di Australia indeks ASX 200 turun 1,55 persen dengan hampir semua sektor di wilayah negatif. Pemicunya anjlok saham energi turun 1,73 persen sementara subindex keuangan merugi 2,19 persen.

Bursa saham di China Raya juga memulai di zona negatif. Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan turun 1,6 persen, dengan indeks kelas berat Tencent jatuh sebesar 3,77 persen. Indeks Shanghai turun  0,27 persen sementara Shenzhen naik 0,4 persen.

Namun berbeda dengan perdagangan saham di Indonesia, IHSG dibuka menguat dan kini bergerak kuat ke posisi 5803,92 atau alami kenaikan 0,47 persen dari perdagangan sebelumnya.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here