Bank Kustodian Menyiapkan Diri Impelementasi Penyelesaian Transaksi Saham T+2

374

(Vibiznews – IDX Stock) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berupaya mempersiapkan penyelesaian settlement T+2, selain itu beberapa pihak juga tengah mempersiapkan diri demi melancarkan transaksi yang akan dimulai pada tanggal 26 November 2018 yang akan datang, termasuk berbagai bank kustodian.

Berdasarkan informasi dari Ketua Umum Asosiasi Bank Kustodian Indonesia, Roosmayani S. Effendi,  mengatakan bahwa saat ini, bank kustodian tengah melakukan antisipasi yang dibutuhkan demi melancarkan implementasi T+2 tersebut. Kesiapan awalnya adalah kesiapan sistem dari bank kustodian.

Kedua adalah bank kustodian terus melakukan antisipasi dengan terus mengedukasi kepada masyarakat terkait dengan hal ini, dengan cara terus melakukan pemberitahuan kepada nasabah terkait dengan perubahan settlement tersebut.

“Untuk Nasabah lokal bisa diantisipasi karena waktunya sama, yang menjadi concern adalah nasabah asing seperti yang ada di Amerika dengan beda waktu sekitar 12 jam, apalagi hampir setengah investor yang ada di BEI merupakan investor asing,”ujarnya.

Ketiga, antisipasi yang akan dilakukan oleh bank kustodian adalah dengan adanya volume dobel lantaran penyelesaian transaksi di tanggal 26 November akan dilakukan di tanggal 28 November yang akan datang, begitu pula transaksi pada tanggal 23 November yang juga akan jatuh pada tanggal 28 November karena masih menerapkan implementasi T+3.

Selain itu, beberapa kesiapan diharapkan juga bisa terpenuhi untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti gagal serah. Seperti skema lending borrowing menurut Roosmayani juga masih menemui berbagai kendala. Lebih banyak yang borrow daripada yang menjadi lender, karena banyak dari mereka tersandung aturan saham yang tak boleh dipinjamkan.

Beberapa institusi menurutnya bisa saja melakukan transaksi lending borrowing namun demikian hal tersebut sulit dilakukan karena terganjal aturan.

Roosmayani mengatakan implementasi penyelesaian settlement T+2 memang harus dilakukan demi meningkatkan volume transaksi di BEI karena uang yang mengalir ke nasabah lebih cepat. Hanya saja, otoritas memang harus memperhatikan secara seksama terkait dengan penyelesaian yang terjadi pada tanggal 28 yang akan datang.

 

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting

Editor: Asido Situmorang

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here