Emas Dunia Beringsut Naik oleh Turunnya Dollar, Emas Antam Naik ke Rp666.000 per gram

321

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau beringsut naik pada perdagangan Rabu pagi dan siang (14/11) WIB, karena dolar AS yang undur dari level 16 bulan tertingginya yang disentuh awal pekan ini, merosot di tengah lonjakan mata uang euro dan sterling oleh adanya draft perjanjian Brexit.

Spot emas naik sekitar 0,15 persen ke level $1,203.16 per ounce pada Rabu pagi menjelang siang WIB. Emas berjangka AS naik 0,1 persen pada $1,203 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari jelang siang WIB ini terkoreksi ke level 97,06, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,14.

Penasihat ekonomi utama Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa Amerika Serikat menyambut dimulainya kembali pembicaraan perdagangan dengan Cina, sementara Wakil Presiden Mike Pence memperingatkan Beijing untuk mengubah perilakunya untuk menghindari perang dingin baru dengan Amerika Serikat.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia menanjak dari satu bulan terendahnya, sedangkan dollar juga terkoreksi meninggalkan 16 bulan tertingginya. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.190,85 dan $1.180,32.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp3.000 ke level harga Rp666.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Selasa kemarin di Rp663.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here