IHSG Rabu Lanjut Menguat ke 5858, Bursa Asia Mayoritas Merah oleh Jatuhnya Minyak

387

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu sore ini (14/11) terpantau ditutup berlanjut menguat 0,40% atau 23,095 poin ke level 5.858,293 setelah dibuka naik ke level 5.857,721. IHSG terus mengurangi loss dua hari di sesi-sesi sebelumnya oleh aksi bargain hunting investor asing, agak melawan kembali bursa Asia yang umumnya di zona merah karena sentimen jatuhnya harga minyak.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau menguat ke level Rp 14.754, dengan dolar AS terkoreksi di pasar Asia dan Eropa meninggalkan posisi level tertinggi 16 bulannya. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.805.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG menguat 22,52 poin (0,39%) ke level 5.857,721. Indeks LQ45 juga naik 5,6 poin (0,62%) ke 925,578.. Sampai ke istirahat siang, IHSG tetap menguat 51,55 poin (0,88%) ke level 5.886,755. Sementara indeks LQ45 naik 12,385 poin (1,35%) ke 932.526.

IHSG kemudian terus betah di zona hijau, dan ditutup menguat 0,40% atau 23,095 poin ke level 5.858,293.  Indeks LQ45 juga menanjak 5,649 poin (0,61%) ke level 925,790. Hari ini enam dari sepuluh sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah industri dasar yang menanjak 3,64%, diikuti sektor manufaktur yang naik 1,75%.

Tercatat sebanyak 190 saham naik, 196 saham turun dan 113 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 401.454 kali transaksi sebanyak 10,38 miliar lembar saham senilai Rp 8,62 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini terlihat umumnya di zona merah, di antaranya Indeks Nikkei yang merangkak tipis 0,16% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,54%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Tjiwi Kimia (TKIM) +10,54%, Indah Kiat (INKP) 6,12%, Bukit Asam (PTBA) 4,95%, dan Erajaya Swasembada (ERAA) 4,66%.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini kembali ditopang oleh bargain hunting, terutama dari investor asing, kembali berbeda dengan mayoritas bursa kawasan Asia yang loss oleh terus merosotnya harga minyak. Berikutnya IHSG kemungkinan masih ada peluang untuk menanjak secara bertahap, menuju garis resistance, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 5.996 dan 6.086. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.733, dan bila tembus ke level 5.623.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here