Bursa Asia Pasifik Bergerak Mixed, Topix Rugi Sementara ASX200 Alami Kemajuan

415

(Vibiznews – Index) – Bursa saham di Asia bergerak bervariasi di pagi hari meskipun ada peningkatan dalam sentimen risiko pasar setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan dia telah memperoleh dukungan yang cukup untuk proposal Brexit yang diajukan untuk bergerak maju.

Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,4 persen pada awal perdagangan sementara indeks Topix mengalami kerugian 0,5 persen, karena saham konglomerat SoftBank turun 1,3 persen.

Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,11 persen karena sebagian besar sektor menguat, saham-saham bahan baku naik 0,29 persen.

Subindex keuangan turun 0,29 persen karena harga saham-saham bank yang termasuk didalam Big Four turun. Harga saham Grup perbankan Selandia Baru dan Australia ini tergelincir 0,28 persen, Commonwealth Bank of Australia merosot 0,84 persen, Westpac turun 0,88 persen dan National Australia Bank turun 0,33 persen.

Nilai tukar pound Inggris rebound terhadap greenback. Pada Kamis pagi selama jam Asia, Sterling diperdagangkan pada $ 1,2988 setelah menyentuh level tertinggi sebelumnya $ 1,006.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada hari Rabu menyatakan keyakinannya terhadap kekuatan ekonomi AS dan mengatakan bahwa pasar harus terbiasa dengan gagasan bahwa bank sentral dapat menaikkan suku bunga kapan saja dimulai pada 2019.

Selama sesi tanya jawab di Dallas, Powell mengakui bahwa ekonomi global tidak tumbuh pada kecepatan yang sama tahun lalu. Namun dia mengatakan secara keseluruhan gambar domestik terlihat bagus. Dia menggambarkan gambaran pertumbuhan global sebagai “chipping menjauh” dimana laju pertumbuhan melambat tetapi “bukan perlambatan yang mengerikan.”

“Saya sangat senang tentang keadaan ekonomi sekarang,” katanya dalam wawancara dengan Presiden Fed Dallas Robert Kaplan. “Kebijakan kami adalah bagian dari alasan mengapa ekonomi kita berada di tempat yang bagus saat ini.”

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uangnya, berada di 97.213 setelah melihat harga tertinggi sebelumnya di sekitar pegangan 97,4.

Yen Jepang diperdagangkan pada 113,54 terhadap dolar setelah melihat posisi terendah di atas 113,9 kemarin. Dolar Australia berada di $ 0,7267, naik dari posisi terendah sekitar $ 0,7226.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner of Wealth Planning Services
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here