Harga Minyak Dunia Berhasil Bangkit Dari 12 Hari Terpukul

449

(Vibiznews – Commodity) – Setelah 12 hari berturut harga minyak anjlok terus hingga terjun ke posisi harga termurah dalam 9 bulan, di akhir perdagangan komoditas hari Rabu (14/11) yang berakhir Kamis pagi (15/11) rebound pada kisaran harga $56. Sebelumnya sempat jatuh ke kisaran harga $54 oleh kekhawatiran pasokan global.

Namun sentimen kekhawatiran pasar tersebut diredam oleh berita  OPEC dan mitranya sedang membahas proposal untuk memangkas produksi hingga 1,4 juta barel per hari (bpd), angka yang lebih besar dari yang disebutkan pejabat sebelumnya. Perubahan sentimen inilah yang membuat pasar melakukan aksi bargain hunting hingga menembus atas kisaran $57.

Terpantau harga patokan minyak mentah dunia yaitu jenis Brent naik  0,47 persen  di $65,85  dan harga minyak mentah WTI AS naik 1 persen ke posisi $ 56,25 per barel. Harga minyak WTI sudah anjlok 7 persen ke level terendah satu tahun pada perdagangan hari Selasa.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah masih bisa bergerak kuat oleh proyeksi pelemahan dolar AS dan perkembangan pemangkasan OPEC.  Sehingga harga minyak dapat saja mendaki menyentuh kisaran $58.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here