Dolar AS Akhir Pekan Diperkirakan Anjlok Lagi

437

(Vibiznews – Forex) – Kekhawatiran pasar global terhadap perkembangan masalah Brexit dan anggaran Italia di kawasan Eropa membuat mood perdagangan beralih ke safe haven sehingga dolar, yen Jepang serta emas menjadi pemburuan pasar semalam. Dan mengawali perdagangan hari Jumat (16/11) pasar forex bergerak mixed.

Dolar AS berhasil rebound dengan pergerakan konsolidasi  perdagangan sebelumnya oleh kekhawatiran pasar tersebut sehingga indeks dolar ditutup pada posisi 97.09 setelah awal sesi dibuka pada posisi 97.03. Dolar rebound mengambil posisi ambruknya poundsterling oleh sentimen ketegangan Brexit.

Ketegangan Brexit kembali bergulir setelah pengunduran diri sejumlah menteri Inggris yang menolak kesepakatan Brexit terakhir setelah sehari sebelumnya PM Inggris Theresa May umumkan kesepakatan Brexit sudah disetujui kabinetnya. Karena masalah ini poundsterling anjlok hingga 2 persen dalam 1 hari perdagangan.

Indeks dolar  yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap 6 mata uang utama lainnya ditutup dengan kenaikan 0,33 persen dan awal sesi Asia pagi ini dibuka pada posisi 97.08 dan sedang bergerak bearish oleh profit taking ke bawah kisaran 97.00.

Kenaikan dolar di belakang kemerosotan sterling terkandung setelah beberapa komentar hati-hati tentang prospek ekonomi dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell sebelumnya. Untuk perdagangan selanjutnya di ujung perdagangan pekan ini tidak ada rilis data yang kuat mempengaruhi pergerakan dolar AS, sehingga analis Vibiz research Center memperkirakan dolar akhir pekan bearish.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here