Emas Naik Setelah Keluar Data Ekonomi AS

441

(Vibiznews-Commodity) Harga emas naik pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat pada hari Kamis kemarin, setelah beberapa laporan ekonomi AS yang bercampur.  Kenaikan metal berharga mengesankan pasar karena mampu membukukan kenaikan yang lumayan ditengah menguatnya indeks dolar AS. Emas dan perak mendapatkan sedikit dukungan dengan indeks saham AS kembali turun dari keuntungan semalam dan pada pembukaan sesi perdagangan AS menuju kepenurunan.

Emas berjangka bulan Desember terakhir naik $2.90 per ons pada $1,213.00. Perak Comex bulan Desember terakhir naik $0.07 pada $14.15 per ons

Pasar saham global bercampur semalam. Setiap tekanan jual yang menguat pada pasar saham yang mencuat pada sekarang ini akan sangat mungkin memberikan keuntungan yang signifikan terhadap harga emas dan perak.

PM Inggris Theresa May berhasil melewati kesepakatan Brexit melalui cabinet meskipun banyak penolakan yang terjadi. Dia menghadapi pertempuran puncak di Parlemen dan mungkin suatu pertanda ketidak yakinan di dalam Partai Konservatifnya. Namun pengundurunan diri dari Menteri Brexit Dominic Raab menimbulkan banyak keraguan atas kesempatan bagi Perdana Menteri May untuk bisa selamat.  Akibatnya Poundsterling terjun bebas dan Euro ikut terseret turun. Berita-berita mengenai Brexit akan terus mendominasi dan terus mempengaruhi Euro.

Emas bisa mengalami minat beli yang “safe-haven” secara terbatas dari kasus Brexit Inggris. Namun, situasi ini bukanlah suatu faktor geopolitik yang serius bagi pasar dunia.

Indeks dolar AS diperdagangkan naik secara solid pada hari Kamis kemarin dan tidak jauh dari ketinggian 1,5 tahun pada minggu ini. Ekonomi AS yang kuat dibandingkan dengan kebanyakan ekonomi negara-negara di dunia dan perbedaan tingkat bunga diantara negara-negara tersebut dimana tingkat bunga AS naik secara signifikan, adalah elemen-elemen dasar yang “bullish” yang kemungkinan akan berlanjut memberikan dukungan yang kuat bagi dolar AS.

Pasar juga mencatat komentar dari Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell pada pidato hari Rabu yang lalu bahwa the Fed sedang memonitor ketat penurunan pertumbuhan ekonomi dunia. Namun, Powell mengartkan bahwa situasi tersebut tidak mengubah kebijakan moneter dari the Fed untuk terus dengan pelan-pelan menaikkan tingkat bunga AS. Powell menambahkan bahwa aksi jual lebih lanjut pada pasar saham AS bisa mempengaruhi keputusan kebijakan dari the Fed.

Resistan terdekat bagi emas berada pada $1216 sebelum mencapai $1223 dan $1227. Apabila turun, support terdekat berada pada $1206 sebelum mencapai $1200 (level Psikologis) dan $1196.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here