EUR/USD Naik Sedikit Namun Masih Terus Dibebani Oleh Masalah Brexit

606

(Vibiznews-Forex) EUR/USD  naik sedikit dan pada saat ini diperdagangkan pada area 1.1325. Pasangan matauang ini masih terus tertekan oleh karena kekacauan Brexit dengan menteri-menteri Inggris berhenti dari posisi mereka sebagai protes terhadap kesepakatan negosiasi Perdana Menteri May dengan Uni Eropa yang tidak memenuhi hasil pemungutan suara Inggris.

Ancaman terhadap otoritas Perdana Menteri May menjerumuskan politik Eropa ke level ketidak pastian yang lebih tinggi. Hal ini menambah kemungkinan Inggris akan keluar dengan tidak ada kesepakatan samasekali, memberikan resiko disrupsi ekonomi yang signifikan bagi kedua belah pihak yang sedang bersepakat. Waktu untuk bernegosiasi mengenai kesepakatan perceraian dengan Uni Eropa sebelum keluarnya Inggris pada bulan Maret 2019, sudah hampir habis. Kekacauan Brexit menggulung pasar keuangan yang lebih luas.

Namun, EUR/USD mendapatkan kenaikan dengan turunnya dolar AS meskipun data penjualan eceran AS dari Biro Sensus AS pada bulan Oktober mengalami kenaikan 0.8%, mengatasi ekspektasi pasar sebesar 0.5%.

“Greenback” sedang berada dalam sentimen koreksi yang mencoba menembus kebawah batas “support” 96.80 dengan target potensial pada angka 96.00.

Pergerakan ini bersamaan dengan “reversal” yang terjadi pada Wall Street yang memungkinkan euro untuk “rally”.

Selain itu penurunan dolar AS terjadi disebabkan juga karena aksi ambil untung karena berita-berita pembicaraan perdagangan antara Cina dengan AS. Berita bahwa Cina telah menggerakkan bidak pada papan catur yang menguntungkan AS mulai menaikkan minat terhadap resiko. Namun, tawaran Cina untuk menyenangkan Washington kemungkinan terlalu kecil dan terlambat. Dan karena kondisi ekonomi dan politik dunia yang menakutkan secara luas, pertumbuhan ekonomi AS bisa terhambat yang pada gilirannya akan mengancam kemajuan dolar AS di dalam perdagangan yang sudah ramai.

Secara tehnikal, apabila EUR/USD terus naik, maka akan bertemu dengan “resistance” awal di 1.1355 yang apabila berhasil dilewati akan berhadapan dengan “resistance” berikutnya di 1.1390 dan selanjutnya 1.1425. Sebaliknya apabila turun, EUR/USD akan bertemu dengan “support” psikologis kunci di 1.1300 yang apabila tertembus akan lanjut turun ke 1.280 dan akhirnya ke 1.1250.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here