Emas Dunia Terkoreksi Setelah Rally 5 Hari, Emas Antam Bertahan di Rp665.000 per gram

361

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau terkoreksi terbatas pada perdagangan Selasa siang (20/11) WIB, dengan dolar yang bergerak tipis oleh data ekonomi AS yang lemah dan komentar pejabat Federal Reserve yang cautious terhadap perkembangan ekonomi global.

Spot emas beringsut 0,1 persen lebih rendah ke level $1,221.34 per ounce Selasa siang WIB. Sedangkan emas berjangka AS terlihat turun 0,2 persen pada $1,223.5 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang siang hari WIB ini naik tipis ke level 96,23, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,19. Indeks dolar sempat jatuh ke level terendahnya sejak 8 November di sesi sebelumnya.

Pasar saham Asia tampak tergelincir pada hari Selasa ini, memperpanjang loss tajam semalam di Wall Street karena saham perusahaan sektor teknologi tertekan oleh kekhawatiran berkurangnya permintaan, sementara dolar merosot setelah data ekonomi AS yang lemah.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia dalam koreksi teknikal setelah menanjak lima hari berturut-turut, sedangkan dollar juga menanjak perlahan secara teknikal. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.190,85 dan $1.180,32.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau tetap pada hari libur ini di level harga Rp665.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Senin kemarin di Rp665.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here