Kopi Vietnam Jadi Biang Kerok Turunnya Harga Kopi Robusta

407

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi arabika  di pasar komoditas internasional di akhir sesi perdagangan hari Senin (19/11) yang ditutup pada Selasa pagi (20/11) alami kenaikan  oleh kuatnya  mata uang riil Brasil  terkait dengan pilihan pemerintah menggantikan kepala baru bank sentral.

Mata uang Brasil Real yang lebih kuat mengurangi imbal hasil dalam mata uang lokal untuk komoditas berdenominasi dolar dan karenanya dapat mengekang penjualan produsen di pengekspor utama dunia.

Namun untuk harga kopi robusta alami penurunan oleh laporan melimpahnya pasokan kopi  di Vietnam sebagai negara produsen robusta terbesar di dunia. Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam melaporkan  bahwa ekspor kopi Vietnam Jan-Okt naik + 21,2% y / y menjadi 1,57 MMT.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup naik 0,35 atau 0,3 persen  pada $ 116,65 per lb.  Demikian juga dengan  harga kopi robusta kontrak bulan Januari turun $ 14 atau 0,85 persen  pada $ 1.626 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi  arabika bisa turun kembali oleh proyeksi penguatan  dolar demikian juga  secara teknikal berpotensi rebound.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here