Harga Cocoa di New York dan London Sedang Murah

388

(Vibiznews – Commodity) – Harga  cocoa  di pasar komoditas ICE New York   di akhir sesi perdagangan hari Selasa (20/11) yang ditutup pada Rabu pagi (21/11) turun ke level terendah 3-minggu  terbaru masih oleh profit taking lanjutan menerima  sentimen yang sama dengan perdagangan sebelumnya.

Perdagangan sebelumnya pasar menyimak laporan penjualan  petani Pantai Gading mengirim 503.783 MT kakao ke pelabuhan dari 1 Oktober-18 November, naik + 39,6% dari waktu yang sama tahun lalu. Dewan Kakao Ghana pada hari Jumat lalu melaporkan telah membeli 162.419 MT kakao dari petani 5 Oktober – 8 November, dibandingkan dengan pembelian 99.682 MT   dari 5 Oktober – 2 Nov tahun lalu.

Namun harga kakao ini berpotensi pulih kembali dari tingkat terburuknya karena pasokan saat ini terus mengetat setelah persediaan kakao yang dilaporkan  ICE turun menjadi 3,594 juta tas pada hari Senin, terendah 10-1 / 4 bulan.

Harga kakao berjangka untuk kontrak paling ramai yaitu bulan Maret di ICE New York  turun $16  atau 0,73 persen pada posisi $2.190 per ton. Demikian juga untuk harga kakao di bursa London alami penurunan 16 pound  atau 0,98 persen pada 1,578 pound per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka yang diperdagangkan di bursa New York malam nanti diperkirakan rebound  oleh sentimen pengetatan pasokan yang dilaporkan ICE diatas.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here