Emas Dunia Rally Perlahan oleh Koreksi Dollar, Emas Antam Naik ke Rp668.000 per gram

522

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia terpantau naik terbatas pada perdagangan Kamis siang (22/11) WIB, setelah mencapai level tertinggi dua minggunya di sesi sebelumnya, terdorong oleh naiknya appetite risiko yang membebani dolar AS.

Spot emas naik ke level $1,226.88 per ons pada Kamis siang WIB. Harga emas pada hari Rabu sempat menyentuh posisi terkuatnya sejak 11 November di $1.230,07 per ounce. Emas berjangka AS turun 0,2 persen pada $1,226.1 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang siang hari WIB ini turun ke level 96,64, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,71.

Bursa saham Asia hari ini bergerak dengan hati-hati, sementara naiknya suku bunga AS dan meningkatnya ketegangan perdagangan membuat pasar keuangan tetap terancam di tengah gejala melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

Di tempat lain, tensi perdagangan dan suku bunga yang lebih tinggi memperlambat ekonomi global, meskipun untuk saat ini tidak ada tanda-tanda penurunan tajam, demikian OECD menyatakan kemarin hari Rabu, sembari menurunkan prospek ekonomi tahun depan.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia secara perlahan ada dalam rally memasuki hari ketujuh dalam delapan sesi hari, sedangkan dollar masih rapuh terkoreksi saat ini oleh kuatnya euro. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.236,94 dan level $1.243,01. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $1.195,90 dan $$1.190,85.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp3.000 ke level harga Rp668.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Rabu  kemarin di Rp665.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here