Pembatalan Lelang SBN Dapat Memicu Harga SUN Dan Pergerakan Pasar

797

(Vibiznews – Bonds & Mutual Fund) – Keputusan pemerintah untuk membatalkan Lelang Surat Berharga Negara (SBN) yang tersisa di tahun ini dianggap berpotensi menggerakkan pasar surat berharga. Keputusan ini dinilai bisa mempengaruhi pergerakan harga dan yield Surat Utang Negara hingga volume perdagangan instrumen tersebut di pasar sekunder.

Perlu diketahui, terdapat empat lelang SBN yang ditiadakan oleh pemerintah. Di antaranya adalah lelang Sukuk Negara pada 27 November 2018 dan 11 Desember 2018 kemudian lelang SUN pada 4 Desember 2018 dan 18 Desember 2018.

Beberapa pakar dan analis mengatakan, pembatalan lelang SBN otomatis membuat pasokan obligasi bagi para investor berkurang. Padahal, permintaan masih cukup tinggi jelang akhir tahun ini, karena masih ada sejumlah investor institusi yang mengejar target portfolio instrument obligasinya.

Dampaknya justru bisa mendorong investor untuk berbondong-bondong masuk ke pasar sekunder, yang pada akhirnya berpotensi harga SUN naik akibat tingginya permintaan dari investor di tengah rendahnya suplai.

Potensi tersebut cukup terbuka lebar mengingat kondisi pasar obligasi dalam negeri cukup kondusif belakangan ini berkat penguatan rupiah dan masuknya dana investasi asing.

Tren minat investor terhadap lelang SBN cukup besar dalam beberapa waktu terakhir, khususnya untuk lelang SUN. Hal ini dapat dilihat dari nilai penawaran masuk pada lelang SUN terakhir yang digelar Rabu (21/11) lalu sebesar Rp 41,62 triliun. Dari jumlah penawaran sebesar itu, pemerintah dibatasi dengan hanya bisa memenangkan lelang maksimal Rp 20 triliun. Artinya, masih ada dana sekitar Rp 20 triliun lagi yang belum terserap. Dana inilah yang nanti berpeluang pindah ke pasar sekunder.

Proyeksi pengamat pasar akan ada peningkatan volume perdagangan SUN di pasar sekunder dalam waktu dekat. Namun potensi peningkatan volume perdagangan tersebut tidak akan berlangsung lama karena terganjal momen libur akhir tahun.

 

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting

Editor: Asido Situmorang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here