Dolar AS Masih Tangguh Hadapi 6 Mata Uang Utama

387

(Vibiznews – Forex) – Kondisi mata uang dolar AS pada perdagangan sesi Asia awal pekan Senin (26/11)  naik terhadap 6 mata uang utama global, karena investor mencari tempat berlindung di mata uang safe haven oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global dan ketegangan perdagangan AS-China.

Kuatnya perdagangan mata uang safe haven  karena para investor khawatir bahwa ajloknya harga harga minyak minggu lalu menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi global kehilangan tenaga. Demikian juga dengan krisis dagang AS-China, investor masih menunggu pertemuan G-20 mendatang di Buenos Aires pada 30 November di mana Presiden Trump dan Presiden Xi kemungkinan akan membahas perdagangan.

Investor berharap kesepakatan yang dapat dikerjakan dapat keluar dari KTT karena jika tidak, tarif  10 persen pada $ 200 miliar impor Cina akan naik pada awal tahun depan menjadi 25 persen.

Perkembangan tentang Brexit, para pemimpin Uni Eropa sudah menyetujui draft kesepakatan pada hari Minggu dengan menyebutnya sebagai kesepakatan  terbaik  yang bisa dimiliki Inggris. Selanjutnya akan dibahas pada pertemuan KTT Uni Eropa berikutnya pada 13-14 Desember.

Dolar AS diperkirakan akan tetap dalam uptrend terhadap yen, dengan Fed pada jalur pengetatan moneter sementara Bank of Japan tetap berkomitmen untuk kebijakan moneter ultra-longgar karena pertumbuhan dan inflasi yang rendah. Perbedaan suku bunga antara obligasi AS dan Jepang ini membuat dolar menjadi safe haven yang lebih menarik daripada yen.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap 6 mata uang utama lainnya menguat hingga 0,10% ke posisi 97.10 setelah awal sesi Asia dibuka pada posisi 96.93 dan sempat mencapai posisi tinggi di 97.03.

Pekan lalu dolar AS berhasil mencetak penguatan mingguan setelah pekan sebelumnya alami pelemahan mingguan pertama dalam 4 pekan raih untung. Untuk perdagangan selanjutnya hingga akhir sesi posisi dolar akan bullish jika pada sesi Eropa rivalnya seperti euro dan poundsterling terus tertekan sekalipun terdapat beberapa momentum penggerak sentimen pasar.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here