IHSG Selasa Terkoreksi 9 Poin ke 6022, Bursa Asia Variatif

386
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa sore ini (27/11) terpantau fluktuatif dan ditutup melemah -0,15% atau 9,189 poin ke level 6.013,589 setelah dibuka turun ke level 6.009,783. IHSG terkoreksi teknikal setelah gain terus dalam empat hari terakhir sebelumnya, sedangkan bursa Asia umumnya mixed di tengah pasar yang menantikan pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau terkoreksi melemah ke level Rp 14.509, setelah naik terus semingguan ini, dengan dolar AS menanjak di pasar Asia dan Eropa melanjutkan penguatan di sesi sebelumnya oleh melemahnya euro. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.470.

Mengawali perdagangannya, terlihat IHSG melemah 10,783 poin (0,22%) ke level 6.009,783. Indeks LQ45 juga turun 4,215 poin (0,44%) ke 958,875. Sampai ke istirahat siang, IHSG balik naik tipis 1,714 poin (0,03%) ke level 6.024,492. Sedangkan indeks LQ45 melemah 1,3 poin atau 0,14% ke level 961,649.

IHSG kemudian bergerak terseok ke zona merah, dan ditutup melemah -0,15% atau 9,189 poin ke level 6.013,589. Indeks LQ45 melemah 2,254 poin (0,23%) ke 960,695. Hari ini tujuh dari sepuluh sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah industry dasar yang merosot 2,04%, diikuti sektor pertambangan yang turun 1,59%.

Tercatat sebanyak 165 saham naik, 220 saham turun dan 122 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 446.890 kali transaksi sebanyak 10,9 miliar lembar saham senilai Rp 9,3 triliun.

Sementara itu, bursa regional hari ini terlihat agak variatif dan banyak yang menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 0,64% dan Indeks Hang Seng yang turun 0,17%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Indah KIat (INKP) turun Rp 1.475, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) turun Rp 750, United Tractors (UNTR) turun Rp 725 dan Super Energy (SURE) turun Rp 570.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini menghadapi koreksi ambil untung setelah rebound terus selama empat hari sebelumnya, sementara mayoritas bursa kawasan Asia agak mixed menantikan pertemuan Trump dan Xi dalam G-20 Meeting. Berikutnya IHSG kemungkinan masih dalam bias yang positif, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.058 dan 6.086. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.908, dan bila tembus ke level 5.747.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here