Preview: Trading Forex Jelang Rilis Data GDP AS

379

(Vibiznews-Forex) Revisi pertama dari angka GDP kuartal ketiga akan dirilis oleh Bureau of Economic Analysis, suatu divisi dari Departemen Perdagangan AS pada hari ini jam 20:30 WIB.

Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal ketiga diperkirakan tetap berada pada 3.5% ketika Bureau of Economic Analysis (BEA) mengeluarkan revisi yang pertama, rilis kedua atau preliminary rilis dari angka GDP. BEA merevisi angka GDP dua kali setelah rilis awal, pada satu bulan interval, dengan sudah tersedianya informasi mengenai ekonomi lebih banyak.

Ekonomi AS berkembang dengan baik pada bulan Juli, Agustus dan September walaupun berkurang dari pertumbuhan sebesar 4.2% di kuartal kedua. Pasar tenaga kerja yang kuat dengan pengangguran sebesar 3.7%, penciptaan pekerjaan yang baik dan kenaikan upah mendukung sektor konsumen yang sehat. Employment di manufaktur melanjutkan larinya yang ekselen. Belanja dan penghasilan pribadi berkembang mantap di dalam kuartal ini walaupun sedikit lebih lambat kecepatannya dibandingkan dengan di kuartal kedua. Namun, tidak ada satupun dari faktor-faktor tersebut diatas telah berubah secara substansial sejak perhitungan BEA yang awal.

Perdagangan Internasional dan Pertumbuhan

Salah satu sumber potensi revisi adalah perdagangan internasional. BEA memasukkan angka impor/ekspor bersih di dalam perkiraan GDP nya dengan impor dikurangi dengan ekspor menambah kepada GDP. Jika impor lebih tinggi daripada pekiraan original atau ekspor lebih rendah hal ini bisa menarik turun GDP, hal yang sebaliknya terjadi jika impor lebih rendah dan ekspor lebih kuat.

Pertikaian perdagangan antara AS dan Cina telah menjadi lebih vocal menjelang pertemuan G-20 di Argentina pada akhir minggu ini. Presiden Trump telah berkata bahwa pemerintahannya merencanakan untuk menaikkan tariff yang ada sekarang atas $200 miliar barang-barang Cina dan akan menambahkan tariff terhadap sisa $267 miliar dari impor barang-barang Cina jika ke dua negara tidak sampai pada kesepakatan. Laporan awal dari Cina mengenai kesepakatan telah disangkal. Trump juga memberikan catatan kepada Wall Street Journal bahwa dia tidak berharap langkah ini akan ditunda, menunjukkan bahwa kesepakatan masih jauh.

Pertumbuhan ekonomi di AS diperkirakan telah jatuh secara substansial memasuki kuartal final. Model Atlanta Fed’s GDPNow memberikan angka ekspansi 2.5% di dalam tiga bulan terakhir dari tahun 2018. Angka ini bisa berubah pada saat tersedianya angka penjualan eceran.

Federal Reserve  & Dolar AS

Antisipasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan 25 basis poin terhadap FFR pada bulan Desember tidak akan terpengaruh dengan revisi GDP ini walaupun pertumbuhan ekonomi AS yang lebih tinggi akan memberikan bank tahanan yang lebih besar terhadap kebijakannya. GDP yang lebih tinggi akan mendukung kenaikan dolar AS meskipun hal ini bukanlah faktor besar yang segera terjadi.

Estimasi pertama dari pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal ketiga muncul di 3.5% setahun. Angka ini tidak secepat seperti kuartal kedua namun masih dianggap sebagai pertumbuhan yang cepat. Estimasi kedua diperkirakan memberikan angka yang sedikit naik sebesar 3.6%.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here