Gara-gara Kuatnya Poundsterling Harga Kopi Robusta Jadi Turun

387

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi arabika  di bursa ICE (Internasional Commodity Exchange) akhir sesi perdagangan hari Rabu (28/11) yang ditutup pada Kamis pagi (29/11)  naik lagi melanjutkan perdagangan sebelumnya. Namun untuk kopi robusta di bursa London turun oleh penguatan kurs poundsterling.

Menguatnya harga kopi mendapat sentimen positif dari laporan outlook pasokan kopi global oleh Rabobank untuk tahun 2019/20. Pasokan kopi diproyeksikan berada pada  defisit 1,2 juta kantong yang berbeda pada tahun 2018/19 dengan surplus +5,5 juta tas. Rabobank juga memproyeksikan produksi kopi Brazil 2019/20 dapat jatuh ke 55,7 juta kantong dari 56,8 juta kantong karena pohon-pohon kopi Brasil memasuki setengah putaran yang lebih rendah dari siklus dua tahunan mereka.

Harga kopi arabika untuk kontrak paling besar yaitu Maret 2019 bursa New York ditutup naik $0.60 atau 0,53 persen  pada $113,90 per lb.  Namun untuk harga kopi robusta kontrak bulan Januari  turun $17 atau 1,03 persen  pada $ 1.614 per ton.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga kopi  arabika bisa naik kembali oleh proyeksi pelemahan mata uang  dollar. Demikian juga dengan harga kopi robusta akan turun kembali oleh penguatan kurs pound.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here