Bursa Eropa Terbebani Keraguan Penyelesaian Perdagangan AS-China

448

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Eropa bergerak lebih rendah pada Selasa (04/12), di tengah meningkatnya keraguan tentang apakah AS dan China akan dapat menyelesaikan perselisihan perdagangan mereka.

Indeks Stoxx 600 Eropa turun sekitar 0,6 persen, dengan sebagian besar sektor dan bursa utama di wilayah negatif.

Indeks FTSE Inggris melemah 0,73 persen. Indeks DAX Jerman turun 0,67 persen. Indeks CAC Perancis menurun 0,73 persen.

Sektor otomotif Eropa, yang paling sensitif terhadap kekhawatiran perang perdagangan dalam beberapa bulan terakhir, memimpin penurunan, turun hampir 2 persen Selasa pagi. Perusahaan Perancis Faurecia adalah pemain sektoral terburuk, dengan saham turun lebih dari 4 persen setelah Jefferies memangkas target harga untuk saham.

Sektor teknologi juga merupakan pecundang besar, jatuh hampir 1 persen. Pembuat chip juga sangat terpapar China, dengan AMS dan Siltronic keduanya jatuh lebih dari 3 persen pada Selasa pagi.

Melihat saham individu, Carl Zeiss Meditec dari Jerman melesat menuju puncak patokan Eropa selama transaksi tengah pagi. Itu muncul setelah HSBC meningkatkan rekomendasi sahamnya untuk “membeli” dari “tahan.” Saham perusahaan melonjak hampir 9 persen di berita.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan perkembangan perdagangan global, setelah berita tentang gencatan perdagangan sementara antara AS dan China telah memicu reli global di pasar ekuitas pada sesi sebelumnya.

Kesepakatan politik disepakati saat jamuan makan malam antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pada Sabtu malam, dimana kedua belah pihak menunda pemberian biaya tambahan terhadap barang masing-masing dalam jangka pendek.

Namun kebingungan atas waktu yang tepat dari tarif gencatan membebani sentimen investor semalam. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan periode 90 hari untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan AS-China akan mulai pada tanggal 1 Desember, Reuters melaporkan, sedangkan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada wartawan bahwa itu akan mulai dari 1 Januari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Eropa berpotensi lemah dengan keraguang penyelesaian perang perdagangan AS-China, yang mempengaruhi sektor-sektor otomotif dan teknologi di pasar Eropa.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here