Hanya 3 Bursa Asia Yang Kini Dapat Untung

410

(Vibiznews – Index) –  Bursa saham di kawasan Asia hari Selasa (11/12) diperdagangkan bervariasi mengikuti pergerakan volatile di Wall Street. Terpantau hanya perdagangan bursa saham Jepang dan Hongkong yang masuk zona merah. Pasar tampaknya masih berhati-hati dengan kondisi politik global khususnya terkait permasalahan Brexit dan juga perang dagang AS-China.

Perdagangan saham di Cina daratan menuai keuntungan dengan indeks Komposit Shanghai naik 0,19 persen sementara itu indeks komposit Shenzhen naik 0,603 persen. Berbeda dengan bursa saham Hongkong, awal ssi dibuka flat dan kini bergerak di zona merah dengan penurunan 0,04 persen.

Di bursa Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,36 persen sementara indeks Topix turun 0,88 persen setelah sempat menyentuh posisi terendah sebelumnya yang tidak terlihat sejak September 2017.  Sementara itu, indeks Kospi di bursa saham Korea Selatan naik 0,05 persen yang ditopang saham LG Electronics lebih tinggi 2 persen.

Demikian yang terjadi di kawasan pasifik, indeks ASX 200 bursa saham Australia naik 0,35 persen dengan sebagian besar sektor mengalami kenaikan seperti saham bank big four australia ( Australia dan Selandia Baru Banking Group naik 0,32 persen dan Commonwealth Bank of Australia naik 0,42 persen, Westpac naik 0,40 persen dan National Australia Bank naik 0,28 persen).

Pergerakan zona emrah juga terjadi di perdagangan bursa saham Indonesia yang kini anjlok cukup signifikan dengan penurunan 0,57 persen. Demikian juga pada pergerakan saham negara India, Singapura dan Malaysia juga masuk zona merah.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here