Outlook Penggerak Pasar Forex Minggu Ini

392

(Vibiznews-Forex) Dolar AS berada pada posisi terendah setelah keberhasilan pertemuan tingkat tinggi Trump dengan Xi ditengah badai dengan level yang tinggi. Pemungutan suara Inggris mengenai Brexit, Testimoni Powell yang tertunda, dan keputusan ECB merupakan event yang menonjol pada minggu ini. Berikut ini adalah outlook penggerak pasar forex minggu ini sebagaimana yang dikeluarkan oleh forex crunch.

  1. Laporan Pekerjaan Inggris: Selasa, 16:30. Pada saat anggota Parlemen sedang bersiap untuk mengadakan pemungutan suara, mereka juga akan mendapatkan indikator tingkat atas untuk diperhitungkan dan demikian juga para trader Sterling. Upah tetap merupakan faktor yang penting bagi Sterling dan juga bagi BOE Average Earnings meningkat menjadi 3% per tahun di bulan September, perkembangan yang memberikan semangat. Tingkat pengangguran mengecewakan dengan sedikit kenaikan pada bulan itu. Kekurangan lainnya terlihat pada Claimant Count Change, atau klaim pengangguran untuk bulan Oktober yang naik sebanyak 20.200, diatas yang diproyeksikan. Kita akan mendapatkan angka yang baru untuk bulan November.
  2. Pemungutan suara mengenai Brexit: Selasa, waktu tepatnya mengenai pemungutan suara sampai saat ini masih belum jelas. Perdana Menteri Inggris Theresa May mencapai persetujuan mengenai penarikan diri negaranya dari Uni Eropa. Dan sekarang Parlemen akan mengadakan pemungutan suara atas kesepakatan yang telah dicapai olehnya. Pada saat ini, kelihatannya pemerintah akan gagal meloloskan kesepakatan yang telah dicapai dengan Uni Eropa. Dalam kasus ini, Poundsterling kemungkinan cukup terpukul, bersamaan dengan pasar saham. Diperkirakan Inggris kemudian akan kembali ke Brusel, mencapai beberapa konsesi minor dan kembali ke pemungutan suara yang kedua. Kesulitan dan terpukulnya pasar keuangan pada saat itu akan membuat para anggota parlemen menyetujui kesepakatan dengan Uni Eropa. Skenario lainnya adalah langsung disetujuinya kesepakatan yang telah dicapai May oleh Parlemen Inggris pada pemungutan suara yang pertama, suatu perkembangan yang positip bagi Poundsterling yang belum diperhitungkan dalam harga saat ini. Skenario yang ketiga adalah kekalahan yang signifikan yang diterima pemerintah yang memastikan tidak ada lagi kemungkinan untuk pemungutan suara yang kedua. Dalam hal ini, berkembang kemungkinan tidak ada kesepakatan untuk Brexit, yang akan menghancurkan Poundsterling, pemilihan umum dimana Jeremy Corbyn dari partai Buruh bisa menjadi Perdana Menteri, referendum kedua atau kebalikannya dari Brexit. Di dalam skenario ini hanya akan ada ketidak pastian dan volatilitas yang tinggi dari GBP.
  3. Testimoni Gubernur Fed PowellPernyataan dirilis sekitar 13:30, testimoni dan Q&A dimulai sekitar 15:00. Jerome Powell pergi ke Capitol Hill satu minggu kemudian dari yang diskedulkan karena penguburan bekas Presiden George H.W. Bush. Pada pidato sebelumnya, Powell mengatakan bahwa tingkat bunga hanya sedikit dibawah rentang yang dianggap netral. Perkataanya ini memercik rally dari resiko dan aksi jual USD karena dipandang sebagai “dovish”, memberikan signal permulaan dari berakhirnya siklus pengetatan. Sementara the Fed bersiap untuk menaikkan tingkat bunga pada tanggal 19 Desember, ada peningkatan spekulasi, bahwa mereka tidak akan menaikkan tingkat bunga sebanyak 3 kali pada tahun 2019 sebagaimana yang terlihat di dalam “dot plot”. Ada tanda-tanda perlambatan di sektor perumahan dan investasi menjadi moderat. Meskipun demikian, ekonomi AS terus mengalami pertumbuhan yang kuat. Di dalam testimony yang telah dipersiapkan dan di dalam sesi Q&A yang panjang, Gubernur Fed kemungkinan bisa memberikan pencerahan lebih lanjut mengenai apa yang ada dalam pikiran dari the Fed dan kebijakan yang akan datang.
  4. CPI AS: Rabu, 20:30. Di dalam laporan baru-baru ini di bulan Oktober, Consumer Price Index yang umum bertambah 0.3%, dan CPI inti 0.2%. Sementara angka bulanan bagus, angka tahunan dari CPI inti menurun menjadi 2.1%. Ukuran inflasi yang dipilih oleh Federal Reserve, PCE inti, sebagai akibatnya jatuh menjadi 1.8% per tahun. Data CPI yang baru untuk bulan November akan memberikan input yang segar bagi he Fed menjelang keputusan tingkat bunga.
  5. Keputusan tingkat bunga ECB: Kamis: keputusannya pada 19:45, konferensi persnya pada 20:30. European Central Bank sedang bersiap untuk mengakhiri skema pembelian obligasinya pada akhir tahun. Keputusan yang akan keluar kemungkinan akan menguatkan pergerakan ini. Program QE dari ECB berjalan sebesar €15 miliar per bulan dari bulan Oktober. Institusi yang berbasi di Frankfurt ini juga menjamin untuk tetap mempertahankan tingkat bunga pada level yang rendah sepanjang musim panas 2019. Namun, angka-angka ekonomi belakangan ini mengecewakan. Ekonomi Jerman dan Itali mengalami kontraksi pada kuartal ketiga, inflasi inti tidak bergerak dengan cepat, dan PMI yang mengukur kedepan stagnan. Presiden Mario Draghi bisa jadi akan menyatakan rasa pesimismenya dan mingkin memberikan petunjuk bahwa ECB akan mendorong mundur kenaikan tingkat bunga yang pertama ke akhir tahun depan atau bahkan ke 2020. ECB juga akan mempublikasikan perkiraan yang baru untuk pertumbuhan dan inflasi dan kemungkinan akan menurunkan beberapa angka dari data yang telah keluar. Nada suara Draghi akan kritikal bagi reaksi euro.
  6. Penjualan eceran AS: Jumat, 20:30. Ekonomi AS berpusat pada konsumsi. Belanja meningkat mengesankan sebanyak 0.8% per bulan di bulan Oktober sementara penjualan inti bertambah 0.7%. Kita akan mendapatkan data untuk bulan November, bulan yang termasuk di dalamnya Black Friday. Data yang akan keluar ini memberikan masukan bagi perhitungan GDP AS kuartal keempat dan keputusan the Fed lima hari sesudahnya.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here