Persedian Minyak Amerika Menurun, Harga Terus Naik

449

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak naik kembali di perdagangan sesi Amerika  hari Rabu (12/12) didukung oleh laporan yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS, pemotongan ekspor Libya dan kesepakatan yang dipimpin OPEC untuk memangkas output.

Inventaris minyak mentah komersial AS turun 1,2 juta barel dalam sepekan yang berakhir tanggal 7 Desember lalu menurut laporan yang baru dirilis EIA. Sebelumnya data ini diperkirakan ada pada penurunan 3 juta barel. Laporan penurunan EIA tersebut jauh lebih rendah dari laporan American Petroleum Institute yang ditunjukkan pada hari Selasa (11/12) dimana persediaan minyak mentah AS turun 10,2 juta barel minggu lalu.

Harga minyak dunia sempat memangkas kenaikan setelah laporan tersebut, tetapi rebound kembali untuk diperdagangkan  sejalan dengan kenaikan sebelum rilis data. Masih terdapat sentimen positif pasar seperti anjloknya dolar AS dan juga pemotongan output OPEC serta force majure kilang minyak Libya.

Minyak mentah Brent yang merupakan harga patokan global  naik 59 sen  atau 1 persen menjadi $ 60,79, itu masih turun hampir sepertiga sejak awal Oktober. Sedangkan harga minyak  West Texas Intermediate berada di $52,16 per barel yang naik 51 sen  atau 1 persen.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here