Anjlok Parah Rupee India Sedang Pukul Harga Gula Dunia

362

(Vibiznews – Commodity) – Harga gula mentah di pasar komoditas New York ICE di akhir sesi perdagangan hari Rabu (12/12) yang berakhir Kamis pagi (13/12)  turun kembali  karena melemahnya rupee India, yang jatuh ke level terendah dalam 4 minggu terhadap dolar dan mungkin akan mendorong produsen gula India untuk meningkatkan ekspor gula dengan rupee lemah.

Peningkatan ekspor gula dari India, eksportir gula terbesar keempat dunia, akan meningkatkan pasokan gula global. Anjloknya harga gula tersebut dibatasi oleh kuatnya mata uang Real Brasil  ke tertinggi 1 minggu terhadap dolar dan mengurangi insentif bagi produsen gula Brasil untuk meningkatkan ekspor.

Pergerakan harga gula masih memiliki fundamental yang kuat yaitu laporan dari Unica menunjukkan produksi Brasil 2018/19 Pusat-Selatan bulan November turun 25,8% y/y sebesar 25,761 MMT. Demikian juga  persen tebu menghancurkan untuk output gula turun menjadi 35,71% dari 47,12% y/y sementara tebu untuk produksi etanol naik menjadi 64.29% dari 52.88% y/y.

Harga gula mentah akhir perdagangan bursa New York ditutup turun 0,09  atau  0,70% pada harga $ 12,74  per lb untuk kontrak berjangka Maret 2019. Demikian juga dengan harga gula putih kontrak Maret di bursa London  ditutup turun 1,50 atau 0,44% pada harga $343.20.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga gula berpotensi naik oleh bargain hunting dan juga  posisi harga minyak mentah yang naik kembali.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here